Terlibat Judi Polisi dan Guru Diperiksa Di Kejaksaan

0 79
Tersangka judi wilayah Polsek Tirtomoyo

infowonogiri.com -TIRTOYOMO – Ternyata, kasus penggrebegan perjudian di wilayah Polsek Tirtomoyo yang pernah dilakukan oleh tim gabungan Polres Wonogiri, menyeret salah satu anggota Polsek Tirtomoyo. Saat dilakukan penggrebegan 20 Oktober silam, Polres Wonogiri saat itu ada beberapa penjudi yang kabur. Nah, yang kabur tersebut ternyata oknum polisi.

Belakangan terungkap, oknum tersebut adalah anggota Polsek Tirtomoyo bernama Margono Bin Sutardi (32) pekerjaan anggota Polri. Meski kabur, ternyata tim gabungan yang “meloloskan” Margono tetap melaporkan ke Kapolres Wonogiri. Kapolres kemudian menindaklanjutinya dengan memproses sesuai hukum.

Hal itu dapat diketahui setelah Margono ditahan di ruang tahanan khusus Unit P3D Polres Wonogiri, sejak dua pekan silam. Selain itu Margono juga harus menjalani pemeriksaan internal kepolsiaian maupun penyidikan pidana umum, dalam rangka melajani prosess persidangan tindak pidana perjudian.

Kamis (22/11) Margono diperiksa di ruang Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Wonogiri. Margono diperiksa oleh jaksa Andreas Yudhotomo alias Tomy. Kajari Wonogiri Muhaji melalui Tomy, mengemukakan, Margono diperiksa karena perkaranya sudah memasuki tahap dua. Margono terkait perkara judi yang melibatkan Bambang, seorang guru WB yang juga menjadi tersangka dalam perkara ini.

“Sekarang ini, kasus Margono sudah masuk tahap dua, untuk segera dilimpahkan ke persidangan. Margono masuk dalam perkara Bambang guru WB di Tirtomoyo,” ujar Kajari melalui Jaksa Tomy. Margono saat itu berjudi bersama delapan orang lainnya. Ke delapan pernjudi tersebut tertangkap oleh polisi. Namun perkaranya displitsing (dipisahkan) menjadi beberapa berkas perkara.

Perkara lain, ditangani oleh jaksa yang berbeda, yaitu Jaksa Rachmat Zahri dan Jaksa Hardoyo. Namun kasus lain belum dilimpahkan ke Kejaksaan. Tersangka judi lainnya, juga terdapat oknum PNS guru.

Seperti diberitakan koran ini, Kamis (18/10) tim Resmob Polres Wonogiri menangkap penjudi ceki, domino dan dadu di rumah Setiyawan (34) pedagang warga Dusun/Desa Tirtomoyo 03/10 Tirtomoyo. Perjudian dilaksanakan dalam rangka sepasaran bayi. Perjudian digelar beberapa galangan (kelompok).

Kelompok I terdiri dari 1) Agus Subagyo (47) swasta warga Desa/Kecamatan Tirtomoyo RT 04 RW 09 Tirtomoyo, 2) Triyanto (45) petani, alamat sama. 3) Triyono (47) guru penjaskes warga RT 03 RW 10 Desa/Kecamatan Tirtomoyo. Barang bukti  dua set kartu domino, uang Rp.65 ribu dan satu tikar.

Kelompom II tersangkanya; 1). Maryadi (52) kernet, warga Ngledok 04/05 Desa Sendangmulyo Tirtomoyo. Empat pelaku lain, menurut Kapolres berhasil melarikan diri. Barang bukti  berupa satu set kartu cina, uang Rp.199 ribu dan tikar.

Kelompok III tersangkanya adalah; 1). Naryo (37) swasta warga Dusun Wiroko RT 02 RW 01 Desa Taman Wetan Tirtomoyo. Beberapa pelaku berhasil kabur. Mereka berjudi jenis dadu oglok. Barang bukti seperangkat alat oglok dan uang Rp 540 ribu.

Kelompok IV TSK-nya; 1). Bambang Haryanto buruh warga Desa/Kecamatan Tirtomoyo RT 04 RW 09 Tirtomoyo. Lima penjudi lainnya kabur. Kasatreskrim menyebut antara lain Margono, Sagimin, Balung, Paidi dan Pendi. Barang bukti  berupa tiga set kartu cina, uang Rp 290 ribu.

Kelompok V Tsk-nya; 1). Suliyono (44) buruh, alamat Desa/Kecamatan Tirtomoyo RT 01 RW13, 2) Tardi (42) buruh Dusun Gedong RT 02/10 Desa Girirejo Tirtomoyo. Empat pelaku lain kabur. Barang bukti   tiga set kartu cina, uang Rp 687 ribu dan tikar. “TSK ada delapan orang. Barang bukti ada uang Rp 1.781.000, dan enam unit sepeda motor dan dua buah tikar,” kata Supriyadi.[[email protected]]

error: Content is protected !!