Pembangunan Trotoar Dipersempit membuat PKL Galau

5 42
Salah satu titik lokasi pembangunan trotoar di Jl Ir Sutami Wonogiri Kota | Foto Bagus

infowonogiri.com – WONOGIRI – Perihal  pembangunan trotoar yang lebarnya dipersempit, PKL berharap kepada Bupati dan para wakil rakyat, agar mengajak berbicara rakyat kecil, sebelum memutuskan kebijakan publik. “Trotoar ini ruang publik.

Siapa saja boleh menggunakan. Jangan menyalahkan PKL. PKL ini aset daerah. PKL juga memberikan sumbangan ke kas Daerah tidak sedikit. PKL jangan dimatikan. PKL jangan dirugikan. PKL ini juga bagian dari wisata kuliner, yang berpontensi menyumbangkan pajak bagi Kas pemerintah,” tandas Wandi.

Wandi merasa PKL tidak dilibatkan dalam merencanakan pembangunan trotoar di Wonogiri Kota. Pembangunan trotoar dengan car dipersempit juga dinilai tidak memberikan solusi yang positif bagi PKL dan juga masyarakat umum. Sebab para PKL  mendengar informasi, bawha dipersempitnya pembangunan trotoar bertujuan untuk memperluas area parkir di Wonogiri Kota. “Ini (trotoar dipersempit) bukan solusi,” tandas Wandi.
Terpisah, Bagian Pertamanan DPU Kabupaten Wonogiri Karno, membenarkan bawha pembangunan trotoar di tujuh titik dipersempit dari ukuran semula 150 Cm menjadi 105 Cm. Sejak mulai dibangun pertengahan Oktober lalu, hingga kini, pembangunan trotoar tidak ada kendala. Selama pengerjaan, PKL yang berjualan di atas trotoar dialihkan (direlokasi) ke depan pasar Wonogiri Kota, terminal Angkuta dan ke depan Stadion Pringgondani Wonokarto.

Jumlah PKL di Wonogiri Kota ada 29 orang. Rinciannya 20 PKL direlokasi ke depan pasar Wonogiri Kota. Sedangkan yang sembilan PKL dialihkan ke sisi selatan terminal Angkuta. Sedangkan PKL di wilayah sekitar Giriwono dan RM Said dialihkan ke sekitar Stadion Pringgondani. Di sana cukup untuk didirikan 37 tenda PKL.[[email protected]]

error: Content is protected !!