Main Sita Motor Kapolsek & Anggotanya Dilaporkan ke Polda

3 115
Kanitreskrim Aiptu Sugeng Rahayu (kiri) menunjukan BB sepeda motor yang diamankan di Mapolsek Slogohimo

infowonogiri.com – SLOGOHIMMO – Kapolsek Slogohimo AKP Bambang Susilo dan Kanit Reskrim Polsek Slogohimo Aiptu Sugeng Rahayu dilaporkan ke Polda Jawa Tengah, lantaran keduanya diduga telah menyita kendaraan bermotor tanpa dasar hukum yang jelas. Selain dilaporkan ke Polda, atasan dan anggotanya itu juga dilaporkan ke Polres Wonogiri dan Kapolri.

Laporan disampaikan oleh Lembaga Perlindungan Konsumen Swadaya Masyarakat (LPKSM) Keadilan Nusantara sebagai penerima kuasa dari pemilik sepeda motor Supra 125 tahun 2005 Nopol AD 6225 MR atas nama Ruswanti warga Dusun Dongol 2/2 Desa Sedayu Kecamatan Slogohimo, Wonogiri.

Oknum Polsek diduga kongkalikong dengan lembaga keuangan.

“Kami melaporkan Kapolsek dan Kanitreskrim Polsek Slogohimo secara tertulis. Laporan sudah saya sampaikan secara langsung ke Polsek sebagai tembusan dan Kapolres. Sedangkan surat ke Polda dan Kapolri melalui jasa pengiriman. Di Polsek, Kapolsek sendiri yang menerima,” ujar Wakil Ketua LPKSM Keadilan Nusantara Sugiyarno, Sabtu (30/11).

Dalam surat laporan dibeberkan, bawha Kapolsek dan Kanitreskrim telah menahan sepeda motor tersebut sejak Sabtu (24/11/12) sekira pukul 15.00 Wib. Sepeda motor tersebut pernah diminta oleh pemiliknya didampingi dua aktifis LPKSM yakni Sugiyarno dan Ariyanto, akan tetapi Kapolsek dan Kanitreskrim menghalanginya.

Kronologisnya, bahwa benar sepeda motor tersebut atas nama milik Ruswanti warga Dongol 2/2 Sedayu Slogohimo. Pada hari itu sekira pukulo 13.00 Wib, sepeda motor tersebut dipinjam oleh Suyatni (saudara Ruswanti) untuk berbelanja di pasar Slogohimo. Sepeda motor diparkir di halaman pasar Slogohimo.

Saat akan pulang dari pasar, datang dua orang yang diduga Debt Colektor (DC) mengaku bernama Singgih warga Desa Korupian Kecamatan Slogohimo, dan Pujianto warga Desa Gesing Kecamatan Purwantoro. Kemudian kedua DC tersebut mengambil paksa kontak sepeda motor tersebut. Kedua DC tersebut berdalih sepeda motor tersebut bermasalah.

Suyatni berusaha tetap mempertahankan kontak dan sepeda motor tersebut. Suyatni mengendarai sepeda motornya ke rumah pemiliknya. Kedua DC tersebut menguntit Suyatni sampai tujuan. Kemudian kedua DC tersebut berhasil menguasai sepeda motor tersebut dari tangan pemiliknya.

Sepeda motor tersebut kemudian diarahkan (digiring) ke kantor Mapolsek untuk dititipkan di kantor kepolisian setempat. Kemudian pihak kepolisian menerbitkan “Berita Acara Penitipan Barang” ditandatangani oleh Sugeng Rahayu.

Pada hari Senin (26/11/12) pemilik kendaraan didampingi keluarga dan LPKSM meminta sepeda motor tersebut, akan tetapi oknum anggota Polsek menghalanginya. Dalih Kapolsek dan anggotanya, bahwa sepeda motor tersebut masih bersengketa dengan lembaga keuangan Adira Finance Wonogiri.

Namun Ruswanti membantah bahwa dirinya mempunyai hutang di Adira Finance. Ruswanti juga tidak pernah mengagunkan kendaraan maupun BPKB sepeda motor tersebut ke Adira Finance Wonogiri.

Kapolsek dan Kanitreskrim Slogohimo sudah dikonfirmasi infowonogiri.com , di kantornya. Keduanya membenarkan telah mengamankan sepeda motor tersebut. Namun pada Jumat (30/11) Kanitreskrim Slogohimo datang ke kantor LPKSM Keadilan Nusantara. Intinya telah mengijinkan sepeda motor tersebut diambil kembali oleh pemiliknya.

Terpisah pimpinan lembaga Keuangan Adira Finance Wonogiri, Tony sudah dikonfirmasi infowonogiri.com, akan tetapi yang bersangkutan tidak mau memberikan jawaban kepada wartawan. Dengan alasan bukan wewenangnya.[n42o]

error: Content is protected !!