Luweng Sawit Kian Mengkhawatirkan Keamanan Warga

0 98
Salah Satu Luweng di Pracimantoro | Dokumentasi

infowonogiri.com – PARANGGUPITO  – Luweng (rongga sungai bawah tanah) yang baru terbentuk di Dusun Sawit RT 5 RW2 Desa/Kecamatan Paranggupito, Wonogiri kini semakin mengkhawatirkan keamanan warga. Pasalnya, mulut luweng kian melebar. Terlebih, musim hujan mulai mengguyur wilayah tersebut.

Kepala Desa Paranggupito, Suparmo mengatakan, diameter mulut luweng kini mencapai sekitar tiga meter. “Dulu, luweng belum sampai ke jalan. Tetapi sekarang di bawah jalan rabat beton itu sudah berlubang,” katanya.

Kondisi itu mengkhawatirkan warga sekitarnya. Selain mengancam badan jalan, lubang tersebut juga sangat dekat dengan rumah, hanya beberapa meter dari tembok rumah. Bahkan, sebidang pagar warga sudah melintang di atas lubang tersebut.

Warga sudah tidak bisa berbuat banyak. Pasalnya, mulut luweng semakin melebar setiap kali hujan turun. “Kami tidak tahu cara menanggulanginya. Apalagi sekarang sudah mulai hujan. Sementara, di kanan dan kirinya ada bangunan rumah,” ujarnya.

Mereka tidak bisa menutupnya dengan tanah uruk karena dikhawatirkan justru menyumbat jalan keluar air. Tetapi, warga juga tidak berani mengambil kembali tanah uruk dari dalam luweng seperti permintaan Dinas Pengairan Energi dan Sumber Daya Mineral (PESDM).

Sebab, di bawah luweng diyakini terdapat aliran air, sehingga mereka takut terperosok jika masuk ke dalamnya. “Kami tidak tahu rongganya ke arah mana. Tetapi, Pertamina pernah meneliti, di bawah sana ada aliran air. Mungkin terhubung dengan sumber air Banyutowo yang sangat besar itu,” lanjutnya.

Saat ini, warga hanya memagarinya dengan bambu agar pengendara tidak terperosok. Jalan itu hanya bisa dilalui kendaraan roda dua. Adapun kendaraan roda empat dialihkan ke jalan lain.

Seperti diketahui, sebuah luweng baru terbentuk di Dusun Sawit RT5 RW2 Desa/Kecamatan Paranggupito, Wonogiri, Maret lalu. Semula, luweng hanya berdiameter sekitar dua meter dengan kedalaman lima meter. Namun, kini semakin membesar. Kondisi itu membuat warga sekitar khawatir karena cukup dekat dengan bangunan rumah.[[email protected]]

error: Content is protected !!