Kelompok Arisan Pedagang Pasar Meminta Pemerintah Tegas

0 54
taf Pasar Wonogiri Kota Wagino (tengah) diapit Kamto (kiri) dan Utomo (kanan) pedagang pasar Wonogiri Kota

infowonogiri.com – WONOGIRI – Pedagang pasar Wonogiri Kota yang tergabung ke dalam kelompok arisan tanggal 1 setiap bulan, mengingatkan agar Bupati Pemerintah Daerah Kabupaten Wonogiri bersikap tegas terhadap kenakalan para Pedagang Kaki Lima (PKL) dan Pedagang Oprokan (OP) Pasar Wonogiri Kota.

Fakta di lapangan, menurut kelompok arisan, Pemerintah Kabupaten Wonogiri tidak berani mengambil sikap tegas manakala berhadapan dengan PKL dan PO. Padahal PKL dan PO banyak sekali melakukan pelanggaran Perda Penataan Pasar dan Perda Rencana Umum Rencana Tata Ruang Wilayah (RURTW).
Beberapa pedagang kelompok arisan tanggal 1, mengusulkan Bupati Wonogiri melalui Kepala Dinas Perindagkop dan UMKM, segera menyikapi keberadaan PKL dan PO yang berjualan tidak pada tempat yang benar, sesuai aturan. Misalnya usulan yang disampaikan oleh Tukino tukang sol di Lantai I.
Dia mengusulkan agar pedagang yang berada berjualan di taman taman pasar Wonogiri Kota sisi utara dipindahkan (direlokasi) ke lantai III Pasar Wonogiri Kota. Pedagang sayur yang berjualan pada dini hari (malam hari) yang tidak ber-KTP supaya dialihkan ke lantai III. Termasuk pedagang oprokan yang berada di sisi barat, sisi selatan dan sisi utara Pasar Wonogiri Kota.
Usulan lain yang hampir mirip juga dikemukakan oleh Suroso pedagang es dan kios lantai I. Suroso mengusulkan agar PKL yang berjualan di trotoar, yang trotoarnya sedang dibangun, agar dialihkan ke Lantai III Pasar Wonogiri Kota. “PKL dialihkan saja ke lantai III, jangan sampai malah dialihkan ke halaman parkir. Pedagang oprokan juga dialikan ke Lantai III saja,” ujarnya.
Harapannya, jika PKL dan PO dialihkan ke Lantai III, maka fungsi lantai tiga sebagai pasar akan bermanfaatkan. Terlebih di lantai III memiliki ruang yang cukup luas. Diperkirakan mampu menampung PKL maupun PO di sekitar Pasar Wonogiri Kota. Selain itu, laulintas kendaraan yang masuk ke area pasar Wonogiri akan lebih nyaman.
Sebab jalan-jalan yang mengelilingi gedung Pasar Wonogiri Kita terbebas dari PKL dan PO. “Pasarpun akan menjadi indah bersih, dan terkosentrasi di Lantai III. Kalau semua pindah ke Lantai III pasti pembeli juga akan mencari. Jangan bilang pemerintah tidak bisa. Belum memulai sudah bilang tidak bisa,” ujar Sukamto, pedagang lainnya.
Sementara Mandor pasar Wagino yang mewakili kepala Pasar Wonogiri Kota Hardoyo mengemukakan, bawha di Lantai III Pasar Wonogiri dapat menampung sekira 500 pedagang. Sebab di lantai II tercatat terdapat 517 Los. Sebagian Los tersebut sudah bertuan, namun hanya ada segelitir pemilik yang menempatinya. Sementara pemilik yang lainnya berjualan di luar Lantai III.
“Yang sudah lunas membayar Los Lantai III hanya satu orang. Yang lainnya mengangsur, jumlahnya hanya belasan. Sedangkan ratusan lainnya sama sekali belum membayar,” ujar Wagino yang juga staf Pasar Wonogiri Kota.
Pada kesempatan tersebut, Kamis (1/11/12) malam kemarin, Wagino juga membacakan pengumuman dari Kepala Dinas Perindagkop dan UMKM, yang ditujukan kepada pedagang Pasar Wonogiri Kota, Pengelola MCK, Petugas Parkir dan Satpam Pasar Wonogiri Kota.
Pertama, mulai Kamis (1/11) sampai Sabtu (3/11) PKL dan PO dilarang berjualan di sekitar kanovi, taman pasar, halaman parkir dan pintu masuk pasar, dan tempat pembuangan sampah (TPS). Kedua, PKL dan PO dilarang meninggalkan lapak, meja, gerobak tersebut di sekitar pada point pertama. Ketiga, pengelola MCK dan Parkir agar menjaga kebersihan dan ketertiban.
Keempat, tidak diperkenankan membuang sampah di sembarang tempat, dan harus memisahkan sampah organik dengan non organik ke tempat sampah yang telah disediakan Pemerintah. Kelim, dilarang menjemur pakaian, kain, keset dan barang sejenis di tempat tersebut pada point pertama.

Keenam, Satpam Pasar Wonogiri Kota diminta membantu menertibkan PKL dan PO yang melanggar aturan tersebut di atas. “Ini perintah yang harus diperhatikan dan dilaksanakan oleh semua PKL, PO, Petugas Parkir, petugas MCK dan Satpam . Tujuannya agar pasar Wonogiri indah. Pasar Wonogiri menjadi titip penilaian Adipura. Soal usulan akan saya sampaikan ke atasan saya,” pungkas Wagino.[[email protected]]

error: Content is protected !!