Dirtjen Hubdar Sidak Terminal Krisak Yang Mangkrak

0 85
Sidak Dirtjen Hubdar di terminal Krisak Selogiri Wonogiri

infowonogiri.com – SELOGIRI – Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Ditjen Hubdar) Kementerian Perhubungan RI berkunjung ke Pemda Wonogiri, Kamis (8.11.12) siang.

Rombongan Ditjen Hubdar disambut oleh Bupati Wonogiri H Danar Rahmanto. Kepada Bupati dan dihadapan awak media menjamin, bawha pembagunan Terminal Tipe A di Krisak, Selogiri selesai di 2013.

“Pembangunan terminal tetap dilanjutkan hingga 2013. Kami jamin selesai di 2013,” Dirjen Hubdar Suroyo Alimoeso. Tetapi, ia keberatan menyebutkan anggaran yang akan disiapkan di APBN 2013 karena masih menunggu pembahasan wakil rakyat.

Diperoleh informasi, Dihubkominfo Pemda Wonogiri didesak Komisi C terkait rencana pengoperasionalan terminal pengganti terminal Giri Adipura yang berada di kawasan Industri Air Mancur itu. Rencananya terminal Krisak akan dioperasikan tahun 2014 mendatang.

Saat ini, pihaknya masih berada di Jakarta karena baru bisa bertemu dengan Dirjen Perhubungan pada Jumat (8/11). Sambil menunggu, pihaknya menyambangi Terminal Kalideres untuk acuan mereka dalam tata kelola Terminal Krisak apabila mulai dioperasikan di 2014.

Komisi C DPRD Wonogiri pernah mempertanyakan dana senilai Rp.6 Miliar pada anggaran tahun 2012 dari pemerintah pusat. Turunnnya dana tersebut belum jelas. Komisi C juga sempat pesimistis pembangunan Terminal Krisak kelar tahun 2013.

Anggaran Rp.6 Miliar dari pemerintah pusat digunakan pengerasan halaman parkir, pembangunan drainase dan pembangunan pagar. Dana pendamping dari Pemda Rp.2 Miliar untuk pembangunan gedung utama, gedung pemberangkatan penumpang, pengerasan jalan, sarana listrik dan jaringan air bersih.

Terminal Tipe A di Krisak, Selogiri mulai pembebasan tahun 2009, dan dibangun 2010 lalu. Anggarannya terdiri dari Rp.4 miliar dari APBN, Rp.450 juta dari APBD Provinsi Jawa Tengah dan Rp.2,4 miliar dari APBD Wonogiri. Pada tahun  2011, pemerintah pusat mensubsidi Rp7,5 miliar ditambah dari APBD Wonogiri senilai Rp.500 juta.[[email protected]]

error: Content is protected !!