Bupati Tanam Singkong Varitas Unggul

0 61
Bupati H Danar Rahmanto bersama pejabat Muspika foto bersama usai menanam ubi kayu | Foto Bagus

infowonogiri.com – BATURETNO – Kelompok Petani Ngudi Raharjo dan Ngesti Nugroho di Dusun Ponaman Desa Munggung Kecamatan Baturetno, melaksakan kegiatan upacara penanaman ubi kayu (singkong) varites unggul di lahan seluas 2 hektar di wilayah lahan pertanian milik warga setempat.

Lahan tersebut memang sengaja disiapkan hanya untuk menanam singkong varites Cimanggu bantuan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Wonogiri senilai Rp.1 Milyar. Bantuan tersebut diperuntukan bagi petani singkong di 25 Kecamatan se Kabupaten Wonogiri. Masing masing kecamatan dipilih dua kelompok petani di dua desa.

Kecamatan Baturetno terpilih dua kelompok Petani Desa Saradan dan Desa Sendang Rejo untuk menerima bantuan dari Pemda. Siang kemarin, Bupati Wonogiri H Danar Rahmanto hadir ke Desa Sendang untuk melaksanakan kegiatan penanaman awal ubi kayu d desa Saradan.

Bupati hadir bersama Kepala Dinas Pertanian Guruh Santoso, Anggota DPRD Wonogiri Setyo Sukarno. Rombongan disambut Camat Teguh Setiyono, AKP Sarno, dan Koramil Baturetno Kapten Kaswanto diwakili Peltu Sugeng, Kordinator PPL Hartono, PPL Baturetno Kikis Santoso, Kepala Desa Supardjo, dan pemilik Lahan Johan Wijaya bersama kelompok petani setempat.

Diiringi musik kotekan lesung kayu khas Ponaman, Bupati Wonogiri dan rombongan mulai menanam ubi kayu. Usai menanam bibit ubi kayu, Bupati makan siang bersama kelompok petani dan hadirin. Dilanjutkan dengan dialog. Subiyanto anggota Kelompok Petani Ngesti Nugroho mengeluhkan tentang kesulitannya memasarkan singkong.

Padahal ia dari dulu, hingga sekarang bertani singkong. “Dulu saya menanam singkong, sekarang juga masih singkong. Kalau dulu saya menanam sendiri, memanen sendiri dan mengupas sendiri lalu dibuat gaplek lalu dijual, tapi sekarang sulit mau menjualnya. Paling paling habis buat pakan ternak,” keluhnya.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Setyo Sukarno anggota DPRD dari wilayah Baturetno menyatakan siap menampung penjualan gaplek dan hasil bumi yang lainnya. Seperti kacang, jagung kedelai.[bersambung][[email protected]]

error: Content is protected !!