Aktifis LSM Protes Tagihan PDAM Bengkak 100 Persen Lebih

0 41
Direktur PDAM Wonogiri Drs H Suharno Mpd didampingi stafnya Hendro melayani protes pelanggan. | Foto bagus

infowonogiri.com – WONOGIRI – Aktifis Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Aliansi Perempuan Peduli Sukses Wonogiri, Siti Muslimah dan suaminya, Widodo melabrak Direktur PDAM Wonogiri Senin (19/11) di kantornya Jl Instalasi Nomor 1 Sanggrahan Wonogiri.

Widodo mantan pegawai Pemda Wonogiri itu mencurigai telah terjadi kerusakan atau ketidakberesan alat ukur (meter) pada jaringan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Giri Tirta Sari Wonogiri yang masuk ke jaringan rumahnya.

Akibatnya terjadi pembengkakan tagihan air pada beberapa bulan terakhir. Pada bulan bulan sebelumnya, tagihan maksimal 40 meter kubik (m3), namun sampai bulan Oktober (baru pertengahan), angka pada meter telah mencapai 104 M3.

Widodo menuding pencatatan meteran air yang tidak valid. “Terus terang saya keberatan, karena saya merasa tidak menggunakan air sebanyak itu, biasanya kita maksimal 40 m3, bulan ini sudah mencapai 104, padahal stop kran dan fit kran sudah saya matikan,” ujar warga Kerdukepik RT 01 RW 02 Giripurwo Wonogiri Kota.

Widodo khawatir tagihan rekening pembayaran PDAM bulan ini, pada bulan depan mencapai jutaan rupiah. “Saya kalkulasi tagihan bulan depan bisa mencapai Rp.1 jutaan. Terus terang saya merasa keberatan. Hari gini saja sudah 104 m3,” kata Widodo.

Widodo mengaku sudah pernah menyampaikan keluhan secara tertulis. PDAM telah menurunkan tim teknis dan telah memperbaikinya. Namun masih saja terjadi pembengkakan. “Saya terpaksa mengadukan ke wartawan, karena saya tidak puas,” katanya.

Menanggapi keluhan langsung dari pelanggan, Direktur PDAM Wonogiri H Suharno langsung memeritahkan stafnya, Hendro dan tenaga teknisnya mendatangi rumah Widodo. Hasilnya, disimpulkan telah terjadi kerusakan pada stop kran, dan terjadi kebocoran pada instalasi saluran air (paralon) dalam rumah Widodo.

“Ini kita ganti stop krannya dan kita ganti meterannya dengan yang baru. Pembengkakan disebabkan karena stop kran bocor. Instalasi dalam rumah juga bocor, ini menjadi tanggungjawab pelanggan, tapi kami akan bersikap bijak,” kata Hendro. (bsr)

error: Content is protected !!