Warga Wonogiri Salat Istisqa Meminta Hujan

0 37
Pelaksanaan shalat istisqo di alun alun Giri Krida Bhakti Wonogiri | Foto Bagus

infowonogiri.com – WONOGIRI – Ribuan warga Wonogiri shalat dan berdoa meminta agar segera turun hujan, Jumat (5/10) dilaksanakaan berjamaah di empat tempat, di alun alun Giri Krida Bhakti Wonogiri, di Pracimantoro dan di Giritontro dilaksanakan di lapangan kota Kecamatan, sedangkan di Paranggupito dilaksanakan di lapangan di delapan Desa.

Pelaksaan shalat istsiqo dan doa meminta hujan di Wonogiri Kota diimami oleh H Rohmat pengurus Serulingemas Kabupaten Wonogiri yang tinggal di Wonogiri Kota. Sedangkan jamaahnya terdiri dari pejabat Muspida Plus Kabupaten Wonogiri, sejumlah pejabat SKPD dan jamaah masjid At Takwa Wonogiri.

Pelaksanaan shalat istisqo dan doa meminta turun hujan dilaksanakan seusai shalat Jumat. Bupati Wonogiri mengatakan bahwa shalat istisqo dan doa adalah salah satu upaya yang dilakukan warga Wonogiri, menyusul kemarau panjang yang telah berjalan lebih dari setengah tahun. Bupati berharap setelah shalat istisqo Allah segera menurunkan hujan.

Sesungguhnya, beberapa wilayah di Kabupaten Wonogiri telah turun hujan. Seperti  di wilayah Kelurahan Wonokerto dan Wonoharjo, yang hujan pada Kamis (4/10) kemarin. di Jatisrono dan Slogohimo juga sudah turun hujan dua kali. “Wonogiri bagian timur sudah turun hujan, namun belum mampu membasahi seluruh Wonogiri. Wilayah selatan juga masih kering kerontang. Semoga segera turun hujan,” ujar Bupati.

Sementara H Rohmat mengemukakan, bahwa sebelum dilaksanakan shalat istisqo disunahkan berpuasa empat hari, pada hari ke empatnya ditutup dengan shalat istisqa dua rokaat dengan empat takbir ditutup doa. Shalat istisqo dilaksanakan di area terbuka bukan di tempat teduh dan dilaksanakan berjamaah.

Shalat istisqo juga disaratkan minimal khutbah sekali dan maksimal khutmbah dua kali. Di alun alun Wonogiri shalat istisqo hanya dilaksanakan sekali khutbah. Disyaratkan pula, mengangkat dan menengadahkan tangan setinggi-tingginya sambil berdoa meminta apa yang diinginkan. “Kita disunahkan beristighfar, intinya kita harus bersabar,” ujarnya. Di Wonogiri, shalat istisqo terakhir kali digelar tahun 1997.

Camat Giritontro Joko Waluyo mengatakan penduduk muslim Giritontro tampak antusias mengikuti shalat istisqo dan berdoa meminta hujan. “Seperti shalat Idul Fitri maupun Idul Qurban. Lapangan penuh. Jamaah datang dari Pucanganom dan Giritontro. Jamaah lain melaksanakan shalat istisqo di Desa Tlogoharjo dan Bayemharjo,” katanya.

Sedangkan di Camat Paranggupito Purwoto, melaporkan pelaksanaan shalat istisqo dilaksanakan di delapan Desa di lapangan masing masing. Sedangkan pejabat Muspika melaksanakan di dekat telaga Weru di Desa Johunut. “Sekolah sekolah juga menggelar di halaman masing-masing,” jelasnya.

Di Kecamatan Pracimantoro, Camat Bhawarto mengatakan salat istisqo di lapangan kota diikuti sekitar 400 warga.[[email protected]]

error: Content is protected !!