Terserempat Supra Seminggu Belum Sadar

0 77
MbahSanen dirawat di RS Amal Sehat Slogohimo | Foto Bagus

infowonogiri.com – SLOGOHIMO – Akibat kecelakaan lalulintas, yang terjadi seminggu yang lalu, Mbah Sanem (75) alamat Pelem 4/2 Jatirono, menderita luka patah tulang pada kaki kirinya. Hingga Sabtu (6/10) siang , Mbah Sanem belum sadar sepenuhnya. Mbah Sanem dirawat di bangsal kelas I RS Amal Sehat Slogohimo.

Anak kandung Mbah Sanem Paidi, dan cucunya Mbah Sanem, Erna mengemukakan bahwa lakalantas tersebut terjadi sekitar pukul 14.00 pada Senin (1/10) di jalan Desa Koripan – Semen Kecamatan Jatisrono. TKP berdekatan dengan perbatasan Slogohimo – Jatisrono.

Kecelakaan melibatkan sepeda motor Supra AD 2571 WG dengan pejalan kaki. Sepeda motor dikendarai oleh Tusri (31) yang berboncengan dengan ayahnya bernama Pardi (60) alamat Pule RT 01 RW 02 Desa Jaten Kecamatan Jatisrono.

Kronologisnya, sepeda motor dari arah utara ke selatan. Sedangkan korban Mbah Sanem berjalan kaki menyeberang dari barat ke timur. Karena sama sama kurang berhati hati sehingga terjadilah kecelakaan itu. “Nenek saya sudah di sisi timur jalan, berada di tepi bahu jalan, lalu tertabrak sepeda motor dari arah utara,” ujar Paidi.

Saksi dalam peristiwa tersebut, adalah warga sekitar TKP (tempat kejadian perkara), yaitu Marto krupuk dan Karto. Warga sekitar kemudian melarikan korban ke RS Amal Sehat. “Kemarin sudah dioperasi, nenek mengalami patah tulang, pasca operasi belum membaik,” ujar Erna cucunya.

Paidi mengemukakan, biaya operasi, perawatan dan rawat tinggal diperkirakan menghabiskan dana sekira Rp.9 juta. Saat ini, Paidi dan keluarganya kebingungan karena belum mempunyai uang untuk membayar biaya rumah sakit.

Kapolres Wonogiri AKBP Ni Ketut Swastika SIK dan Kasatlantas AKP Sugiyatmo SIK maupun Kanitlaka Iptu Surono SH belum bisa dikonfirmasi. Namun menurut informasi dari anggota Satlantas, bahwa lakalantas tersebut belum dilaporkan ke Unit Laka.

“Kasus lakalantas itu belum dilaporkan, perkara itu harus dilaporkan terlebih dahulu, baru Unitlaka akan turun melakukan olah TKP dan memintai keterangan kepada saksi-saksi,” ujarnya.[[email protected]]

error: Content is protected !!