Ratusan Calon Anggota Menjadi Korban Oknum Quest NET [2]

0 98

infowonogiri.com – WONOGIRI – Ratusan warga penduduk Kabupaten Wonogiri dan Kabupaten Ponorogo Jawa Timur, mengaku menjadi korban penipuan oknum Perusahaan Multi Lever Marketing (MLM) Quest Net (QNet). Kerugian yang mereka tanggung diperkirakan mencapai milyaran rupiah. Diperkirakan jumlah korbannya mencapai 750 orang.

Modusnya, GMT mengajak calon anggota. Namun cara yang dilakukan pun tidak transparan. Misalnya, seperti yang dialami oleh Sumarno (39) warga Kopenan 20/8 Tawangrejo Jatipurno. Marno waktu itu, diajak berburu tokek. Namun ternyata diajak mendenggarkan prosentasi. Hal yang sama mirip juga dialami oleh Jumirin (44), Imam Mahmudi (24), Marinem (62), Samidi (56), Istianingsih (40), Supartin (39) semuanya warga Kecamatan Sukorejo Kabupaten Ponorogo Jatim.

Setiap calon anggota diwajibkan membayar sekitar Rp.7 Juta hingga Rp. 9 Juta kepada Toyib Beni. Toyib Beni menjanjikan akan memberikan produk QNet paling lama 1 bulan. Namun Toyib Beni meminta agar setiap calon anggota mencari calon anggota baru minimal dua orang dibawahnya. Calon anggota baru juga wajib membayar Rp.7 juta sampai Rp.9 juta.

Jika mampu mendapatkan calon anggota baru, maka QNet akan memberikan bonus Rp.250 Dolar Amerika (sekira Rp.2,5 juta). Toyib Beni berjanji jika tidak membayarkan bonus Rp.2,5 Juta, maka ia sanggup mengganti rugi Rp.50 juta kepada calon anggota. Faktanya, meski ratusan anggota telah membayar, namun tidak mendapatkan produk.

“Bahkan tercatat sebagai anggota saja belum. Untuk membuka paswordnya juga tidak bisa. Yang kasihan banyak anggota yang mendaftarkan diri lebih dari satu nama. Anak istri dan keluarganya didaftarkan, tapi malah kapusan. Ada yang sampai merugi Rp.60 juta,” kata Sumarno.

Mereka menceritakan, padahal, uang yang digunakan untuk mendaftarkan diri ke QNET adalah uang menggadaikan tanah pekarangan/sawah ke Bank, ada juga yang menjual hewan ternak. Mereka tertarik ikut karena tergiur janji muluk Toyib Beni. “Saya stres. Keuntungan jualan sawi hanya Rp.50 rupiah, nah ini saya harus menanggung Rp.48 juta, ya Allah muga-mugo orang edan,” ujar Samidi.

Terpisah, Toyib Beni tidak pernah bisa dihubungi. Nomor telpon miliknya 081393953009 tidak pernah aktif. Rumahnya juga dalam keadaan tertutup setiap hari. Di pintu rumahnya tertulis pengumman, bagi siapa yang ingin betemu dengan Toyib Beni wajib menghubungi penasehat hukumnya, Ida dengan nomor HP. 085229439297. Namun kedua nomor tersebut tidak aktif. [[email protected]]

error: Content is protected !!