Menolak Berzina Empat Keluarga Diracun Tetangga

0 43

infowonogiri.com – SIDOARJO – Perbuatan jahat diduga dilakukan oleh Sarimin (45) warga Dusun Sengon RT 02 RW 01 Desa Tempursari, Kecamatan Sidoharjo Wonogiri, gara – gara kecewa cintanya ditolak, dia meracuni perempuan yang menolak berselingkuh dengannya, yaitu Narsi (35) tetangganya.

Selain Narsi yang diracun, tiga orang anggota keluarga Narsi juga diracun, yaitu Karso Sentono (65) ayah kandung Narsi, Larsono (60 tahun) Siswanto (50) semuanya warga Dusun Sengon, RT 02 RW 01 Desa Tempursari, Kecamatan Sidoharjo. Keempat korban keracunan sempat tak sadarkan diri, kemarin masih dirawat di Rawat Inap dr Hermanto Sidoharjo.

Kapolres Wonogiri AKBP Ni Ketut Swastika SIK melalui Kapolsek Sidoharjo dan Kanit Reskrim Iptu Karjo mengemukakan, Sarimin diduga meracuni keempat tetangganya dengan obat pembasmi hama, pada Sabtu, (6/10) kemarin.

Empat korban dilarikan ke rawat inap di Sidoharjo

Berdasarkan keterangan dari saksi Tijem (orang tua Narsi), pada Minggu (7/10) kemarin, mengemukakan, kejadian berawal dari Sarimin yang mengajak selingkuh Narsi, pada malam kemarin. Namun Narsi menolak ajakan tersebut, karena Narsi sudah berkeluarga. Sarimin juga sudah berkeluarga.

Niat jahat Sarimin dilaksanakan pada Sabtu siang, saat rumah Narsi kosong, Sarimin masuk ke rumahnya. “Sarimin memasukan racun pembasmi mencampur hama pertanian ke dalam makanan dan sayur yang ada di rumah Narsi. Sayur dan makanan itu dibawa Narsi ke sawah, lalu mereka makan bersama di sawah,” ujarnya.

Reaksi makanan dan racun tersebut ternyata cukup ampuh. Saat memakan tidak terasa apapun, namun lima menit kemudian, empat korban berjatuhan tak sadarkan diri. Seperti dituturkan korban Larsono dan Karso Sentono. “Saat makan biasa saja, enak. Tapi lima menit kemudian pusing lalu tidak sadar, tahu tahu sudah di rumah inap ini,” katanya.

Karso Sentono mengatakan, racun tersebut dicampur ke dalam makanan sayur gambas dan sayur terik. Sayur tersebut sebagai lauk untuk makan siang yang dikirimkan oleh Narsi, dari rumah. Karso menuturkan Sarimin sejak lama naksir anaknya Narsi. Namun tampaknya Narsi belum menyambutnya. Soal motif Sarimin, Karso mengaku tidak tahu.

Sementara Narsi belum berkenan memberikan keterangan kepada infowonogiri.com , Sitem, ibu kandung Narsi, mengatakan anaknya masih mengalami shock. Sitem berharap polisi tegas dan tuntas menangani masalah ini.

Kecurigaan pelakunya Sarimin, setelah polisi melakukan pemeriksaan terhadap saksi saksi. Indikasinya adalah, ada saksi yang memergoki Sarimin di rumah Narsi. Yaitu ibunya Narsi, Sitem. “Sitem mengetahui Sarimin berada di dekat dapur rumahnya. Saat ditanya Sarimin diam saja,” ujarnya. Sitem mengetahui suaminya keracunan setelah empat orang yang di sawah tak sadarkan diri. “Saat itulah saya berlarian meminta tolong warga sekitarnya,” ujar Sitem.

Salah satu perawat rawat inap, Puput mengatakan empat korban datang bersamaan. Semuanya dalam keadaan tidak sadarkan diri. Kemudian keempat korban langsung mendapatkan pertolongan. Perlahan lahan kondisi keempat korban mulai membaik.  Sementara Sarimin sudah diamankan di Mapolsek Sidoharjo.

Sarimin mengakui berkunjung ke rumah Narsi dan kepergok ibunya. Namun Sarimin mengatakan tujuan ke rumah Narsi bukan menebar racun tetapi untuk memberikan  uang ke Narsi. “Saya bawa uang Narsi Rp.250.000,” katanya. [[email protected]]

error: Content is protected !!