Jembatan Cebongan Roboh, 1 Pekerja Meninggal

0 28
Tempat Kejadian Perkara - Jembatan Roboh | Foto Bagus

infowonogiri.com – TIRTOMOYO – Seorang pekerja bangunan menjadi “tumbal” pembangunan jembatan Cebongan Dusun Karangtengah Desa Widoro Kecamatan Sidoharjo. Adalah Sukir (32) alamat Dusun Sapen, Desa Genengharjo, Kecamatan Tirtomoyo.

Sedangkan lima pekerja lainnya selamat. Sukir meninggal dunia menyusul peristiwa runtuhnya jembatan tersebut, sekira pukul 10.00 Wib Senin (15/10) siang. Jembatan tersebut runtuh ketika enam orang bekerja membongkar jembatan tersebut untuk dipugar.

Sukir tewas di lokasi kejadian dengan luka sangat parah. Lengan tangannya patah tepat pada sikunya akibat tertimpa beton. Kepalanya nyaris hancur dan hampir terlepas dari lehernya. Lima orang lainnya tak terluka sama sekali, karena berhasil menyelamatkan diri.

Camat Sidoharjo Supardi mengemukakan, tragedi kecelakaan kerja itu terjadi sekira pukul 10.00 Wib. Awalnya, enam kuli membongkar badan jembatan yang akan direnovasi. Korban mengambil posisi di bagian tengah jembatan.

Lima kuli lain berada di tepi dekat tiang jembatan. Keenam orang bekerja memecah beton lengkung jembatan. Tiba-tiba badan jembatan itu runtuh. Sukir yang berada di bagian tengah jembatan terjatuh ke dasar sungai kering.

Celakanya bagian badan jembatan lain runtuh dan menimpa Sukir. Sukir tak mampu menghindar. “Berteriak saja tidak sempat. Tubuhnya langsung tertimpa beton jembatan,” ujar Supardi. Pekerja lain turun ke sungai menolong Sukir.

Tubuh Sukir berhasil dievakuasi namun sudah tidak bernyawa lagi. “Korban langsung tewas di lokasi,” ujar Supadi. Jenasah Sukir kemudian dilarikan ke RSUD Soediran Mangun Soemarso Wonogiri. Bagian tubuh Sukir yang terpisah dijahit agar tampak menyatu.

Supardi berpendapat, para pekerja bangun tersebut tidak berhati-hati. Sebab, lengkung jembatan itu runtuh tak lama setelah Sukir berhasil membongkarnya. “Jembatan dibongkar untuk diperbaiki. Para pekerja salah perhitungan hingga ada yang menjadi korban,” katanya.

Sementara Sukiman Kepala Dusun Karangtengah menambahkan, jembatan tersebut telah berusia lima tahun. Jembatan itu rusak lantaran terhantam banjir pada musim hujan lalu. “Jembatan itu dibongkar karena akan diperbaiki total. Ealah ada pekerja yang menjadi korban,” katanya.[[email protected]]

error: Content is protected !!