Janda Mantan Pengawal Bus dan TKI Menjadi Tersangka Judi [2]

1 25
Subarni saat diinterogasi polisi di Mapolres Wonogiri | Foto Bagus

infowonogiri.com – PRACIMANTORO – Ini kisah perjalanan hidup seorang perempuan berusia 42 tahun, Subarni namanya. Alamatnya di Desa Ngulukidul Pracimantoro. Subarni menjanda ditinggal mati suaminya. Al marhum suaminya mewarisi lima orang anak. Anak pertama lelaki umur 20 tahun, kedua lelaki 18 tahun kuliah di Univet, ketiga perempuan SMA kelas 1,  keempat Cewek kelas 4 SD, kelima perempuan kelas 2 SD lima tahun.

Uang yang dikirim sebagai TKW tak tersisa, sehingga saat kembali tidak mempunyai tabungan. Pengalamannya sebagai TKI saat itu, menurutnya pekerja Indonesia tidak diharagai, dan tidak dimanusiakan. Ia bekerja sejak pukul 06.00 – 23.00 Wib, dan hanya diberikan istirahat 15 menit pada siang hari.

Waktu 15 menit itu hanya untuk makan siang. Padahal pekerjaannya tergolong kasar dan berat, dan diawasi melalui kamera CCTV. Gaji pertamanya Rp.2 juta. Sudarni bekreja di pabrik dan supermarket. “Setiap hari angkat junjung 40-50 kg,” katanya. Meski tergolong berat ia mampu bertahan sampai empat tahun. Alasannya karena terpaksa.

Sebelumnya, Sudarni juga pernah bekerja sebagai pengawas PO Sedya Mulyo selama tujugh tahun. Pekerjaannya mengawasi penumpang bus jurusan Wonogiri Jakarta, dan Wonogiri – Denpasar. “Kerjanya cek penumpang dan cari penumpang, gajinya Rp.15 ribu sekali masuk, tidak masuk tidak digaji,” katanya.

Nasib nahas menimpanya pada sekira pukul 12.15 Wib, Kamis (4/10) lalu. Subarni ditangkap oleh polisi di Dusun Pucang Anom Kecamatan Giritontro. Saat itu ia sedang memperbaiki sepeda motor. Polisi berhasil menemukan barang bukti judi kertas rekapan Tjap Jie Kia, HP Cross, satu unit honda supra sarana jualan Tjap Jie Kia.

“Tadinya saya tidak tahu, saya hanya disodori angka 1-6, saya baru tahu setelah ditangkap. Ternyata saya melanggar perjudian. Dulu saya berpikir bagiamana bisa cari makan makan untuk anak anak saya,” tuturnya. Sejak saat itu, Sudarni ditahan ditetapkan sebagai tersanka pasal 303 KUHP.

Sejak Sudarni ditahan, anak anaknya yang kecil dititipkan kepada anak pertamanya. Anak pertamanya mempunya usaha membuka warnet di Pracimantoro. Dari penghasilan anak pertamanya itu, Sudarni merasa cukup terbantu. Kelak setelah Sudarni bebas, bercita cita ingin berdagang bakso, semoga ada modal.[habis][[email protected]]

error: Content is protected !!