Janda Mantan Pengawal Bus dan TKI Menjadi Tersangka Judi [1]

0 75
Subarni saat diinterogasi polisi di Mapolres Wonogiri | Foto Bagus

infowonogiri.com – PRACIMANTORO – Ini kisah perjalanan hidup seorang perempuan berusia 42 tahun, Subarni namanya. Alamatnya di Desa Ngulukidul Pracimantoro. Subarni menjanda ditinggal mati suaminya. Al marhum suaminya mewarisi lima orang anak. Anak pertama lelaki umur 20 tahun, kedua lelaki 18 tahun kuliah di Univet, ketiga perempuan SMA kelas 1,  keempat Cewek kelas 4 SD, kelima perempuan kelas 2 SD lima tahun.

Suaminya Patmo Yuwono (54) almarhum, meninggal belum lama ini akibat sakit ginjal. “Ini baru seratus harinya,” ujar Subarni, Kamis (11/10) lalu. Semasa hidup, Patmo bekerja sebagai guru honorer di SMPN 1 Pracimantoro. Suaminya tidak meninggalkan warisan apapun. Tanah pekarangan atau rumah tidak memilikinya.

Subarni tinggal besama sebagian anak anaknya, di rumah milik Nunuk saudara kandung suaminya. Sebagian anaknya yang lain, ikut bersama saudaranya. Subarni memang memang tidak perlu mengeluarkan uang sewa rumah. Tetapi ia berkewajiban membayar listrik dan PDAM setiap bulan.

Subarni bingung. Karena ia tidak mempunyai tekerjaan tetap, kecuali pekerjaan rumah, mengurus anak anaknya tangganya. Namanya pekerjaan rumah tangga tentu takkan ada habisnya, tidak  menghasilkan apapun. Karena itu dia bingung, karena tidak ada lapangan kerja yang menghasilkan uang untuk memenuhi lima anaknya.

Sampailah ia tersandung kasus judi Tjap Jie Kia. Sudarni bingung karena, belum mempunyai pengalaman bekerja di negeri sendiri. Sebelumnya, suaminya meninggal Sudarni bekerja sebagai Tenaga Kerja Wanita (TKW) di Malaysia, selama empat tahun. Namun penghasilannya lebih banyak digunakan untuk mengobati suaminya, yang sakit sejak lama.[bersambung][[email protected]]

error: Content is protected !!