Bursa Kerja Di Sekolah Sekolah Hanya Papan Nama

0 143
CTKI dari SMKN1 Wonogiri, SMKN 1 Giritontro, SMKP6 Jatisrono dan SMK SU Tirtomoyo | Foto Bagus

INFOWONOGIR.COM – WONOGIRI – Bursa Kerja Khusus (BKK) yang banyak dijanjikan oleh sebagian Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Wonogiri hanya sekedar nama. Padahal semestinya, BKK di setiap SMK bertugas dan bertanggungjawab menjadi penyalur alumni dengan perusahaan. Namun faktanya terkesan hidup segan mati tak mau, mati suri.

Di Wonogiri terdapat 25 BKK. Hanya ada empat diantaranya yang mengirimkan laporan kegiatannya ke Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans). Yang lainnya, sama sekali tidak melaporkan ada kegaitan.

“Faktanya memang begitu. Banyak SMK yang punya BKK. Tapi, tidak dikelola dengan baik. BKK terkesan hanya sekedar nama,” kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Wonogiri, H Sri Wiyoso.

Disnakertrans yang menjadi pembina BKK di Wonogiri, menurut Sri Wiyoso, sudah sering mengimbau pengelola BKK agar lebih aktif bergerak. Tujuannya agar BKK mampu memberi pilihan alternatif bagi lulusan SMK yang ingin segera bekerja.

Sri Wiyoso juga menghimbau agar pengelola BKK diminta sering berkomunikasi dengan pihaknya. Sebab Disnakertrans sering berkomunikasi dengan dunia usaha dari berbagai perusahaan di luar kota. Sehingga jika sewaktu-waktu perusahaan membutuhkan, Disnakertrans tinggal mengghubungi BKK.

Joko Priharjanto selaku pejabat Pengantar Kerja Disnakertrans menambahkan, bahwa BKK memiliki fungsi menjembatani dunia usaha dengan siswa SMK yang ingin langsung bekerja setelah lulus sekolah. Tetapi dari 25 BKK hanya ada empat BKK saja yang aktif.

Selama ini menurut Joko, BKK di Wonogiri enggan bekerja bersama dengan Disnakertrans. Indikasinya, pengelola BKK jarang sekali berkunjung ke Disnakertrans untuk sekedar berkomunikasi atau berkoordinasi soal lowongan pekerjaan. [[email protected]]

error: Content is protected !!