Awasi Proyek Perusda Senilai Rp.15,5 Milyar

0 44
Anggota DPRD dan pegawai PDAM Wonogiri sidak proyek IPA IKK Wuryantoro | Foto Bagus

infowonogiri.com – WURYANTORO – Pemerintah Pusat sharing dengan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Wonogiri menganggarkan dana sebesar Rp.15,5 Milyar untuk pembangunan dua paket pembuatan Instalasi Pengolahan Air (IPA) untuk Ibu Kota Kecamatan (IKK) Wuryantoro dan IKK Purwantoro.

Ketua dan Anggota Komisi B DPRD II Wonogiri, Selasa (23/10) kemarin melaksanakan kegiatan peninjauan ke lokasi pembangunan IPA IKK di wilayah Wuryantoro. IPA IKK di Wuryantoro dibangun di wilayah Dusun Jatisari Desa Gumiwang Kecamatan Wuryantoro.
Wakil Ketua Komisi B, Marhendi dan anggotanya Teguh Kristian mengemukakan, bahwa sidak kali ini adalah inisiatif dari Komisi B, dalam rangka melaksanakan tugas pengawasan terhadap pelaksanaan pembangunan oleh Pemda maupun Perusda PDAM Wonogiri.
Pembangunan kedua IPA untuk dua IKK di Kecamatan Wuryantoro dan Purwantoro dianggarkan dari Pemerintah Pusat, sebagian diantaranya diambilkan dari Kas Pemda, sebagai dana sharing. Karena itu, Marhendi dkk komisi B turun melakukan pengawasan.
“Pembangunan IPA IKK harus dipilih tempat yang paling bagus dan paling dalam, jangan sampai titik awalnya justru tidak tepat,” ujar Marhendi. Sehingga meskipun pada saat musim kemarau, mesin pompa IPA IKK tetap mampu menjangkau air WGM.
IPA yang dikunjungi Komisi B adalah IPA yang telah lama dibangun di Grobog untuk IKK Wonogiri Kota, dan IPA untuk IKK Wuryantoro yang sedang dibangun. Mesin pompa yang ditanam di bawah tanah lumpur di kawasan IPA IKK Wonogiri sudah tidak mampu menjangkau air WGM.
Disebabkan karena terjadi pendangkalan cukup dalam permukaan air Wadug Gajah Mungkur Wonogiri. Produksi debet air PDAM yang semula 25 liter perdetik pada saat musim penghujan, kini hanya mencapai 14 liter perdetik pada musim kemarau, setelah terjadi kemarau panjang.
Itupun, setelah PDAM Wonogiri “mengakali” dengan cara menambahkan pipa paralon dari intik (mesin pompa air yang ditanam di dalam lumpur) di lokasi IPA IKK Grobog Wonogiri Kota, menuju ke lokasi permukaan air WGM.
Padahal permukaan air WGM dari lokasi telah bergerser mencapai sekira 150 meter, seperti yang terjadi di intik IPA IKK Wonogiri Kota. Karena itu Komisi B DPRD Wonogiri, pembangunan IPA IKK di Wuryantoro dan Purwantoro diharapkan tidak terjadi seperti yang di Grobog Wonogiri Kota.

Namun Direktur PDAM Giri Tirta Sari Kabupaten Suharno menegaskan, hingga sampai saat ini tidak terjadi kekurangan produksi air pada mayarakat Wonogiri Kota, dan sekitarnya.[[email protected]]

error: Content is protected !!