Penjual Anak Ayam Potong Asal Jombang

0 149
Munawar pedagang anak ayam potong | Foto Sugiyarno

infowonogiri.com – SLOGOHIMO – Kegiatan Jambore Kuaran di lapangan Bulusari Slogohimo membawa berkah bagi sebagian orang. Seperti yang dialami pedagang kaki lima (PKL) dan warga masyarakat sekitar lapangan. Mereka mendapatkan tambahan pendapatan dari berjualan makanan, minuman, perlengkapan Pramuka. Pemuda Karangtaruna turut mendapatkan untung dari jasa parkir yang disediakan bagi pengunjung perkemahan Jambore Pramuka ini.

Bahkan seorang pedagang dari Jawa Timur, Munawar (32) asal Kesamben Kabupaten Jombang datang berjualan di sekitar bumi perkemahan di Slogohimo. Ayah satu anak ini, berjualan anak ayam lehor yang telah diwarnai (diteres). Perekor dijual seharga Rp. 4000,-. Dalam sehari ia mengaku rata rata bisa menjual 100 ekor. Bahkan bisa mencapai 300 ekor perhari. Pekerjaan ini sudah ditekuni sekitar 8 tahun.

Sekali keluar, Munawar mampu membawa 800 ekor ayam teres dari kampungnya. Kemudian keliling ke pasar pasar dan ke tempat keramaian, sampai ke Slogohimo. Dagangan sebanyak itu habis dalam waktu paling lama empat hari. “Biasanya saya menumpang tidur di pendopo Kecamatan, atau masjid,” ujar Munawar. Munawar baru kembali ke kampungya jika dagangnnya sudah habis atau tinggal sedikit.

Munawar menceritakan, waktu kulakan, anak ayam sayur itu belum diwarnai. Munawar mewarnai sendiri dengan teres. Caranya anak anak ayam itu dimasukkan ke dalam bak kemudian dikuas dengan pewarna. Lalu dikeringkan dengan cara di jemur. “Warnanya saya pilih yang bisa menarik perhatianan orang, agar cepat laku,” pungkasnya.[n420]

 

error: Content is protected !!