Mobil Rombongan SDIT Nurul Iman Kecelakaan

0 95
Kasek SDIT Nurul Iman Edi Mulyono | Foto Bagus

infowonogiri.com – BULUKERTO – Musibah menimpa keluarga besar Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Nurul Iman Tegelar Rejo Purwantoro Wonogiri. Mobil antar jemput Mitsubishi L300 yang dikemudikan oleh Sakimin mengalami kecelakaan tunggal terjadi di Dusun Bendorejo Desa Ngaglik Kecamatan Bulukerto, sepekan lalu, sekira pukul 14.00 WIB, Selasa (4/9/12) lalu.

Mobil tersebut mengalami kecelakaan saat mengantarkan penumpang sebanyak 23 siswa-siswi kelas 1 – 4 SDIT Nurul Iman Purwantoro. Akibat kecelakaan itu, sejumlah siswa-siswi mengalami luka ringan dan luka berat. Salah satu siswa yang mengalami luka parah adalah Fatma kelas 2 B SDIT.

Sampai Senin (10/9) Fatma masih dirawat di RS Oen Solo Baru. Fatma Aisyah menderita luka parah pada ginjalnya. Diduga ginjal korban mengalami kebocoran, sehingga harus menjalani perawatan serius. Korban adalah anak kandung Warjo warga Bendorejo Desa Ngaglik, Bulukerto.

“Sampai kemarin korban masih dirawat di IC, menurut rencana Fatma harus menjalani operasi ginjal. Sekarang, perkembangan terbaru kami belum dapat,” ujar Edi Mulyono Kepala Sekolah SDIT Nurul Iman asal Bulukerto ini.

Edi menjelaskan, bahwa mobil yang ditumpangi oleh murid muridnya, terjun ke persawahan terasiring sedalam sekitar 1,5 meter. Penyebab kecelakaan, menurut versinya, berdasarkan keterangan saksi-saksi, dikarenakan handremnya tersentuh oleh penumpang anak anak yang duduk di jok depan, samping pengemudi.

Sehingga mobil itu berjalan sendiri (ngelondor). Sedangkan supirnya, saat itu sedang turun membukakan pintu samping akan menurunkan penumpang yang duduk di jok belakang (tengah). “Korban yang terluka parah, justru penumpang yang akan turun. Kejadian itu terjadi di depan rumah Fatma,” tutur Edi Mulyono.

Atas peristiwa tersebut, pihak sekolah menyatakan siap membantu dana untuk biaya operasi Fatma. Pihak sekolah telah menyerahkan uang Rp.2 Juta. Selanjutnya, pihaknya sedang meminta bantuan ke Yayasan SDIT Al Huda Wonogiri agar turut serta membantu biayanya. Diperkirakan biaya operasinya mencapai Rp.9 juta.

Selain itu, keluarga pengemudi mobil tersebut, Sakimin warga asal Ketonggo Randegan Bulukerto juga bersedia membantu memberikan biaya perawatan medis korban kecelakaan tersebut. [[email protected]]

error: Content is protected !!