KSU Ngudi Rukun Mati Suri [3]

0 68
Sarino pengurus KSU Ngudi Rukun Purwantoro | Foto Bagus

infowonogiri.com – PURWANTORO – Koperasi Serba Usaha Ngudi Rukun (KSU-NR) Bangsri Purwantoro ini tinggal matinya. Itulah kata kata yang diucapkan oleh Haru (38) karyawan bagian simpan pinjam (SP) KSU-NR ini, , saat ditemui di kantornya di Bansri Purwantoro.

Menurut sumber lain, Sarino warga Bangsri 5/1 Purwantoro, selaku mantan sekretaris dan mantan penanggungjawab pengendali kredit, mengemukakan bawha penyebab sakitnya KSU NR dikarenakan terjadi kredit macet. Dia sendiri -waktu menjabat- sudah berupaya menagih para kreditur, namun tidak berhasil.

KSU Ngudi Rukun Harus Jual Asetnya

“Saya tidak bisa dituntut untuk menyelesaikan. Karena saya sudah lepas dari jabatan itu. Ketua yang (Zarkoni, red) sekarang itu dijebak,” katanya. Zarkoni adalah warga Wates Wetan 3/5 Bangsri Purwantoro. Zarkoni tidak lain adalah ayah kandung Haru.

Menurutnya, Sarino mengaku telah bekerja keras membantu menagih para kreditur macet. Namun posisi KSU NR lemah, karena para kreditur meminjam uang tampa agunan (penjamin). Sehingga para kreditur meneypelekan. Solusinya, menuru Sarino harus dibuakan perjanjian baru kepada para kreditur macet.

Namun solusinya itu juga ada kendala. Kendalanya para kreditur kebanyakan terkenal sudah dicap merah. Selain itu para kreditur tidak memiliki barang yang bisa diagunkan. “Kalau minta jaminan tidak bisa. Itu sudah ditempuh, ternyata kebanyakan tidak punya agunan. Karena sudah diagunkan. Mereka kebanyakan bercap merah,” ujarnya.

Salah satu solusi alternatif yang ditawarkan Sarino adalah menjual atau menyewakan aset koperasi berupa kantor, toko, dan gudang diatas tanah yang mencapai hampir 1000 meter persegi. Selain itu KSU NR juga memiliki mesin resmil dan mesin pengering padi. Atau menggadaikan aset KSU NR ke bank konvensional.

Seperti diberitakan, KSU NR diancam digugat oleh anggota dan nasabahnya, dikarenakan terjadi ratusan anggotanya tidak bisa mengambil uang tabungannya di KSU NR. Antara lain diancam digugat oleh Karno pedagang pasar Purwantoro.[habis][[email protected]]

error: Content is protected !!