Koperasi Ngudi Rukun Bangsri Purwantoro Diancam Digugat [3]

0 62
Koperasi Ngudi Rukun Bangsri Purwantoro | Foto Bagus

infowonogiri.com – PURWANTORO – Lanjutan artikel tentang Koperasi Serba Usaha (KSU) Ngudi Rukun di Desa Bangsri Kecamatan Purwantoro yang akan digugat bagian ke 3.

Penyebabnya, menurut Sukiman, dikarenakan pengurus dan karyawannya tidak amanah. Ketidak amanahan karyawan dan pengurus dimulai dari pelanggaran yang tampaknya “sepele”. Misalnya anggota (masyarakat) kasbon (ngutang barang), kemudian meminjam tanpa menggunakan agunan (penjamin). Hal itu jelas melanggar anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART).

Meski tampaknya “sepele”, perlahan tapi pasti, persoalan tersebut kian menggerogoti manajemen KSU Ngudi Rukun. Kini kondisinya keuangan KSU Ngudi Rukun sudah tidak sehat lagi. Sebab jumlah uang tabungan anggota sudah tidak ada di kas. Barang dagangan sudah habis tapi tidak ada uangnya. Bahkan kini KSU Ngudi Rukun belum dapat mengembalikan uang simpanan para anggotanya yang mencampai sekira Rp.200 juta.

Sukiman mengatakan, uang kas KSU Ngudi Rukun banyak yang dipinjam anggota. Tetapi pengurus KSU Ngudi Rukun kesulitan menarik (menagih) uang tersebut. Sementara para kreditur (anggota yang meminjam) tanpa agunan (penjamin). Salah satu contoh adalah orang tua anggota DPRD Wonogiri asal Kismantoro yang kebetulan PNS Dinas Pertanian dan Kabupaten Wonogiri.

Sukiman menambahkan, pihaknya telah memberikan saran kepada pengurus, agar segera membayarkan uang tabungan anggotanya. Yaitu dengan cara mengangsur. Namun baru bisa dimulai kepada penabung dalam jumlah dibawah Rp.10 juta-an. Sedangkan penabung diatas Rp.10 juta secara perlahan lahan dijanjikan akan dikembalikan.

“Prinsip saya lebih cepat lebih baik. Sebagian yang kecil kecil, misalnya satu jutaan kita kembalikan. Namun yang besar besar, kita pikirkan dengan cara yang lain. Antara lain saya mengusulkan aset koperasi akan kita jual,” ujar Sukiman. Aset KSU Ngudi rukun adalah kantor di atas tanah pekarangan 8×12 M2, dan gedung gudang diatas tanah pekarangan seluas 8×20 M.

Sementara itu Kepala Desa Bangsri, Saryanto yang juga Pembina Koperasi di wilayah Desa Bangsri Kecamatan Purwantoro, secara terpisah, menyatakan siap menfasilitasi dan siap membantu menyelesaikan masalah KSU Ngudi Rukun dengan anggotanya.[bersambung] [ [email protected]]

error: Content is protected !!