Koperasi Ngudi Rukun Bangsri Purwantoro Diancam Digugat [2]

0 121
Sukiman Dewan Penasehat KSU Ngudi Rukun Bangsri Purwantoro | Foto Bagus

infowonogiri.com – PURWANTORO – Lanjutan artikel tentang Koperasi Serba Usaha (KSU) Ngudi Rukun di Desa Bangsri Kecamatan Purwantoro yang akan digugat bagian ke 2.

Karno yang memiliki tabungan Rp.64 juta, selama waktu hampir tiga tahun ini belum bisa mengambil uang tabungannya. “Saya baru dikasih Rp.10 juta, itu pada tahun 2011 lalu. Sisanya masih ada Rp.54 juta, belum bisa diambil. Itu uang-uang saya sendiri, kok tidak bisa mengambil, mengapa,” ujarnya.

Karno mengaku telah berupaya menemui pengurus dan karyawannya. Namun hanya dijanjikan saja. Selain itu bagi hasil yang menjadi haknya belum diterimakan sepenuhnya. “Saya jadi bingung mas, itu uang mau buat usaha dan rencana untuk memperbaiki rumah tapi belum bisa diambil,” ujarnya pedagang pasar Purwantoro ini.

Selain Karno, dan Taufik, masih ada anggota lain yang menabung dalam jumlah jutaan sampai belasan juta, namun juga belum bisa mengambil uangnya. Sebagian anggotanya telah berupaya, namun tidak berhasil. Informasinya, hanya ada beberapa anggota yang menabung berkisar antara Rp.500 ribu – Rp 1 juta yang sudah bisa diambil, lainnya belum.

Pengurus KSU Ngudi Rukun dan karyawannya belum bisa dimintai keterangan. Kantor KSU Ngudi Rukun beberapa hari tampak tutup.  Dia adalah Sukiman (65) warga Jetak Desa Bangsri Purwantoro. Pensiunan PNS guru ini berhasil ditemui Minggu (9/912) di rumahnya.

“Mohon maaf saya baru saja menghadiri halal bihalal di kantor Bekas Kawedanan,” ujar Sukiman yang mengenakan baju bathik bertuliksan PWRI, ia ditemani istrinya yang juga pensiunan guru SD.

Intinya, Sukiman membenarkan bahwa KSU Ngudi Rukun sudah tidak sehat lagi. Pasalnya banyak uang nasabah yang tidak bisa ditarik kembali. Penyebabnya ? tunggu lanjutannya [bersambung] [ [email protected]]

error: Content is protected !!