Waspadai Jalur Tengkorak Lintas Selatan

0 36
Waspadai Jalur Tengkorak Lintas Selatan | Foto Bagus

infowonogiri.com – GIRIWOYO – Jalur Lintas Selatan( JLS) Merupakan Jalan Penghubung antar Provinsi yang terletak di Kecamatan Giriwoyo . Jalan dengan lebar 17 meter  tentunya sangat membantu kelancaran bagi para pengguna.

Namun istilah jalur tengkorak adalah hal yang taka sing lagi bagi para warga sekitar dan juga pengguna yang sering melintasi jalan tersebut. Belum hilang ingatan kita akan kejadian tragis yang menewaskan salah satu siswa SMP GIRIWOYO1. Bahkan dalan kurun waktu beberapa bulan ini hampir tiap bulan menelan korban jiwa.

Bahkan banyak warga yang mempercayai bahwa jalur yang letak di Dusun Sidorejo Desa Guwotirto Kec Giriwoyo tersebut adahal mistik yang berhubungan dengan makluk halus yang suka mengganggu para pengguna jalan. Salah satunya Kejadian tergulingnya Bis Sumba Putra yang tiba-tiba terhempas dari badan jalan.

Di lain waktu juga terbakarnya Bis tersebut tanpa bisa  di kendalikan hingga bis tersebut habis jadi arang. Namun  para calon pengguna Jalan yang akan melintasi wilayah tersebut tak usah kawatir karena setiap terjadi peristiwa kecelakaan pasti di awali dari kesalahan.

Pos Penjagaan Polsek Giriwoyo | Foto Bagus

Hal tersebut juga di benarkan oleh Kapolsek Giriwoyo AKP Sugeng Budi Untara yang saat itu di temui di kantornya, beliu menggunggkapkan bahwa JLS merupakan jalan penghubung yang sangat rawan kecelakaan.

Hal itu terjadi karena terkadang pengguna jalan sering memanfaatkan lebar jalan hingga sangat beresiko untuk terjadi suatu kecelakaan. Hal tersebut tak bisa di pungkiri karena kecelakaan yang selama ini terjadi di awali dari kesalahan yang selalu memanfaatkan lebar  jalan tersebut.

Beliau juga menghimbau untuk para pengguna jalan tersebut lebih berhati-hati apalagi saat ini puncak arus mudik lebaran. Bahkan Pihak kepolisian telah bekerja sama dengan DPU  guna memasang pembatas garis jalur tengah yaitu  lampu sintetis.

Bahkan untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan Polsek Giriwoyo mendirikan Pos Penjagaan di ujung jalur tersebut yang tentunya berbatasan dengan Jawa Timur. Hal itu juga untuk menekan serta antisipasi tindak kejahatan yang bisa terjadi kapan saja apalagi jalur tersebut di penuhi pepohonan dan juga jauh dari perkampungan warga.[[email protected]]

error: Content is protected !!