Warga Minta Kasus Penganiayaan dan Perusakan Ditangani

0 46
korban penganiayaan | Foto Sugiyarno

infowonogiri.com – SLOGOHIMO – Peritiwa penganiayan dan perusakan rumah terjadi di Koripan RT 02 RW 08 Desa Bulusari Kecamatan Slogohimo. Korban penganiayan bernama Sutanto alias Tanto (25) warga setempat. Rumah yang menjadi sasaran perusakan juga milik Sutanto.

Informasi yang dihimpun INFOWONOGIRI mengemukakan, pelaku penganiayaan diduga berinisial Ag bin Ytt pengusaha pengilingan batu di Slogohimo, dan Pendi bin Kis (27) perajin koral warga Bondalem, serta Dn (24) warga Dusun Kecik Desa Gunan, semuanya wilayah Kecamatan slogohimo.
Akibat penganiayaan tersebut, Sutanto menderita memar di kepala dan tangannya. Diduga Tanto terkena bogem mentah. “Selain itu juga diinjak injak loh mas,” kata nara sumber informan yang keberatan disebutkan namanya ini.
Kronoloigsnya, peristiwa terjadi Selasa (14/8) sekitar pukul 14.00 Wib lalu . Awalnya pria berinisial Dn menjemput Sutanto untuk diajak ke Bondalem. Tanto ditawari berboncengan sepeda motor, namun menolak. Tanto  memilih bersepeda sendiri berboncengan dengan Kenyong.
Sesampainya di Bondalem, Tanto ditanyai masalah mobil milik Ag. Tanto dituduh mengotori mobil Ag dengan cat kayu. Tetapi Tanto mengaku tidak tahu hal itu. “Kulo mboten ngertos, mboten mudeng masalah mobile njenengan. (Saya tidak tahu masalah mobil saudara,” ujar Tanto.
Tidak percaya dengan jawaban Tanto, ketiga orang tersebut mendorong, menendang dan mempukulinya.  Kejadian itu sempat dilerai oleh penduduk setempat. Kesempatan tersebut digunakan Tanto untuk menyelamatkan diri.
Sampai masjid sisi barat Balaidesa Tanto diantarkan kawannya bernama panggilan Pentil. Tidak lama kemudian Tanto didatangi di rumahnya. Ketiga orang yang mendatangi adalah Ag, Dan,  dan Pen mengendarai mobil warna putih. Diduga sambil mabuk.
Mengetahui dilabrak, Tanto menyelamatkan diri ke dalam kamar, lalu melompat lari melalui jendela rumahnya. Kecewa gagal menangkap buruannya, ketiganya merusak pintu rumah Tanto hingga jebol.
Pada malam harinya, Tanto pulang. Diketahui pintu rumah dan kamar jebol lalu Tanto curhat kepada teman-temannya di kampung. Bersama kawan-kawannya mencari Agung kerumahnya. Sebagian lain laporan polisi. Ketiga oknum itu berhasil ditemukan di lapangan Bondalem.
Namun ketiganya mengelak memukuli Tanto dan merusak rumahnya. Terjadilan perang mulut. Tidak lama kemudian angota Polsek Selogiri datang dan mengamankan mereka ke Mapolsek Slogohimo.

Kapolsek Slogohimo AKP Bambang Susilo mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Ni Ketut Swastika membenarkan ada laporan kasus penganiayaan dan perusakan rumah milik Tanto. Namun peristiwa tersebut masih dalam penyelidikan.[n4no]

 

error: Content is protected !!