Rakor SKPD antisipasi Lebaran

0 31
Rakor Antisipasi Pemudik lebaran | Foto Bagus

infowonogiri.com – WONOGIRI – Pejabat Pemerintah kabupaten Wonogiri mempunyai komitmen untuk meningkatkan pelayanan tehadap para pemudik ke Wonogiri. Bupati Wonogiri mengingatkan jangan sampai kesan pemudik menilai pelayanan publik dan saranan umum terkesan buruk.

Hal itu mengemukan pada rapat kordinasi (Rakor) “Antispiasi Pemudik Tahun 2012” di ruang data Kamis (2/8) kemarin. Rakor dihadiri oleh pejabat SKPD Pemda Wonogiri. Dipimpin oleh Asisten Pemerintahan Sekda Drs. Edi Sutopo, M.Si.

Bupati Tak Mau Layanan Publik Pemudik Terkesan Buruk

“Penduduk Wonogiri banyak yang merantau. Pastinya lebaran tahun ini dipastikan banyak yang pulang. Jalu lintas Wonogiri juga dilalui pemudik dari berbagai daerah. Jangan sampai ada kesan kok Wonogiri kondisinya tambah buruk dari pada tahun sebelumnya. Itu pertanda pemerintahnya tidak bisa bekerja,” ujarnya.

Karena itu, sesuai pesan Bupati, Edy mengajak seluruh pejabat Pemda Wonogiri meningkatkan pelayan agar lebih baik. Kesiapan infrastruktur meliputi keberadaan terminal, rambu-rambu, posko pelayanan lebaran, ketersediaan BBM dan bengkel harus diperhatikan serius. Terutama oleh Dishubkominfo Wonogiri.

Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) dan RSUD Seodiran Mangun Sumarso (SMS), juga diharapkan segera menyiapkan pelayanan kesehatan 1 x 24 jam sejak H-7 dan H+7 lebaran. Pegawai di DKK dan RSUD ini harus berani berkorban waktu untuk menyiapkan pelayanan semaksimal mungkin. “Pasti semua ingin lebaran bersama keluarga. Tapi saudara harus rela menyediakan waktunya,” katanya.

DKK harus menyediakan waktu berjaga di posko Lebaran. Sehingga, sewaktu-waktu ada pelayanan kesehatan darurat, mampu melayani di posko, jika memungkinkan tidak perlu dibawa ke RSUD.

Bupati juga berharap jangan sampai ada pemudik keracunan makanan dari pasar Wonogiri. Karena itu Disperindag dan Nakperla diminta melakukan operasi pasar terkait peredaran daging glonggongan dan ayam tiren (mati kemarin) yang biasanya marak menjelang lebaran. Stok sembako dipastikan mencukupi selama lebaran.

Pemda sendiri berencana akan menetapkan libur bersama kurang lebih seminggu. Karena itu diharapkan aparat keamanan Desa sampai Kabupaten diminta memback-up pengamanan Kantor di H-7 dan H+7. “Harus ada berjaga jangan sampai ada kekosongan,” pungkasnya.[[email protected]]

 

error: Content is protected !!