Joged Dangdut Berakhir Kisruh

0 74
Tersangka diperiksa Kasatreskrim AKP Sukirwanto | Foto Bagus

infowonogiri.com – NGADIROJO – Kapolres Wonogiri AKBP Ni Ketut Swastika SIK menetapkan dua orang warga Dusun Tempel Desa Kerjolor Kecamatan Ngadirojo menjadi tersangka kasus pengeroyokan di Desa setempat.

Kedua tersangka adalah Wahyu Rudianto (25) dan Luky Darmawan 920) keduanya warga Dusun Tempel Desa Kerjolor Kecamatan Ngadirojo, Wonogiri. Sementara beberapa pelaku lain yang diduga terlibat pengegroyokan, boron.

Hal tersebut dikemukakan oleh Kapolres melalui Kasatreskrim AKP Sukirwanto, Senin (27/8) siang. “Hari ini sudah resmi kita tetapkan sebagai tersangka pasal 170 KUHP. Keduanya terlibat dalam peristiwa pengeroyokan,” kata Kasatreksrim.

Bahkan Kasatreskrim menyebut keduanya –lah yang menjadi pemicu keributan yang berujung pengeroyokan itu. Peristiwa pengeroyokan terjadi pada Selasa (21/8) sekira pukul 23.00 Wib, lalu, di lapangan poly Dusun Tempel Desa Kerjolor.

Korban pengeroyokan adalah Sigit (umur belum diketuhui), warga Dusun Ketonggo Desa Kerjolor Kecamatan Ngadirojo. Akibat pengeroyokan tersebut Sigit dilaporkan menderita luka di kepala dan badannya. Sigit sempat dilarikan ke dokter.

Kronologisnya, malam itu di wilayah dusun setempat digelar pentas musik dandut. Ratusan penonton memadati panggung yang didirikan di tengah lapangan voly. Saat bintang panggung berjoget, kedua tersangka naik panggung berjoget bersama penyanyinya.

Belum sampai selesai satu lagu, kedua tersangka diturunkan oleh seseorang yang belum diketahui identitasnya. Kedua tersangka didorong keluar dari panggung terjun ke tanah lapangan.

Dari situlah awal mula pertengkaran. Penyebabnya saat kedua tersangka turun dari panggung mengenai penonton lain yang tengah berjoget di tanah lapangan. Terjadilah saling dorong sesama penonton, dan terjadilah perkelahian.

“Saya didorong dari atas panggung oleh panitia, saya terjatuh ke tanah, lalu dorong dorongan dengan penonton lain di lapangan, karena emosi saling hajar,” ujar Luky karyawan gypsum di Jakarta yang mudik lebaran.

“Saat itu saya ditarik ke belakang, lalu ada orang jatuh lagi pagar pembatas, ribut lagi. Saya melempar botol aqua, saya dituduh sebagai pemicunya, terus saya diamankan polisi,” kata Luky lagi.

Kasatreskrim menambahkan, pihaknya tengah memeriksa saksi korban dan saksi saksi lain yang terlibat dalam peristiwa pengeroyokan malam itu. Kasatreskrim meyakini pelaku lebih dari dua orang. [[email protected]]

error: Content is protected !!