Jangan Teriak Merdeka Sebelum Memerdekakan Rakyat Miskin

0 46
Kabag Kesra Maryanto | Foto Bagus

infowonogiri.com – WONOGIRI – Jangan bilang merdeka kalau belum memerdekakan orang miskin. Begitu sepenggal kalimat yang disampaikan oleh Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Wonogiri. Kalimat tersebut mempunyai makna yang dalam. Kalimat tersebut merupakan pengejawantahan dari sila ke 5 Pancasila. Juga merupakan perintah Allah Swt dan sunah rasul.

Memperhatikan dan menyantuni anak yatim adalah salah satu bagian dan tanggung jawab pemerintah, dalam hal ini termasuk Kantor Kesejahteraan rakyat Kabupaten Wonogiri. Dalam rangka melaksanakan sila ke 5 Pancasila, Kabag Kesra Kabupaten Wonogiri melalui Badan Amil Zakat Daerah (Bazda) Wonogiri telah menjalankan program Dusunku Beriman di lima dusun Kabupaten Wonogiri.
Program itu berupa pelatihan kerohanian untuk warga dusun. Kelima dusun itu berada di Kecamatan Pracimantoro, Girimarto, Jatiroto, Baturetno, dan Wonogiri kota. Dijelaskan Maryanto, setiap dusun menerima Rp 6,3 juta sebagai stimulan untuk meningkatkan kegiatan keagamaan warga dusun.
Ternyata, kegiatan Dusunku Beriman direspon warga sangat baik. “Setelah dijalankan kegiatan itu semakin banyak warga yang berjamaah di masjid,” katanya. Kedepan, kelima dusun tersebut akan menjadi model bagi dusun yang lainnya. “Akan kita kembangkan lagi. Bukan cuma Dusunku Beriman, tetapi berkembang menjadi Dusunku Nyaman Beriman,” ujarnya.
Dusun yang akan dipilih adalah Dusun yang mempunyai pemimpin responsif dan mendukung program tersebut. “Pemimpin Dusun setempat harus mempunyai inovasi agar masyarakat setempat mau meningkatkan infaknya,” terangnya.

Maryanto melaporkan, saat ini infak dan shadaqah yang masuk ke kas mengalami peningkatan hingga mencapai 122% dibanding semester pertama tahun lalu.  “Tahun lalu, saldo akhir Bazda Rp 290 juta. Sekarang, setiap bulan rata-rata ada pemasukan Rp.25 juta. Kami selalu mengingatkan agar menyisihkan sebagian rizki. [[email protected]]

error: Content is protected !!