Siang Malam Warga Tandon Panen Ikan

0 40
Warga memanen ikan di waduk tandon | Foto Bagus

infowonogiri.com – SELOGIRI – Selama empat hari belakangan, warga sekitar Desa Pare Kecamatan Selogiri Wonogiri mendapat barokah, panen ikan melimpah di Waduk Tandon Selogiri. Selain warga penduduk terdekat, penduduk dari Kabupaten Sukoharjo dan Karanganyar juga berdatangan, turut memanen ikan. Namun sebagian hanya menonton dari atas tanggul.  

Sebab ikan di waduk tersebut dapat diambil secara gratis. Siapa saja asalkan mau memanen, boleh saja menangkapnya. Pasalnya, sejak beberapa hari belakangan, air Waduk Tandon tersebut semakin dangkal, karena airnya menyusut. Kondisi tersebut ikan di tengah Waduk mudah ditangkap, meski tampa menggunakan alat sekalipun.

Ikan yang dipanen sejenis nila, bader, betutu dan mujaer. Bagi yang ingin cepat dapat ikan banyak, mereka datang berkelompok. Perkelompok terdiri dari empat, lima bahkan delapan orang. Mereka tidak hanya mengandalkan tangan kosong. Tetapi memanfaatkan alat tangkap ikan. Antara lain jaring, jala atau seser untuk menyerok ikan.

Kedalaman air di tengah-tengah waduk kini diperkirakan tinggal satu meter. Padahal dalam kondisi normal, kedalaman Waduk Tandon bisa mencapai sekira 15 meter. Agus (23) warga Desa Sinduharjo Kecamatan Jatipuro Kabupaten Karanganyar, menceritakan Waduk tersebut sudah empat hari ini banyak didatangi orang.

Warga Sukoharjo dan Karanganyar berdatangan

Warga Sekitar menonton Panen Ikan | Foto Bagus

Yaitu sejak Kamis (19/7) lalu hingga Minggu (22/7). “Saya sudah dua hari ini mas. Saya bersama delapan orang. Nanti digoreng untuk tetangga atau teman teman club badminton mas,” ujar Agus. Hal yang sama dikemukakan Akbar (17) teman Agus. “Saya puasa mas, nanti saya goreng untuk berbuka puasa dan sahur,” katanya.

Lain Agus, lain Akbar, lain pula dengan Maryanto warga Tandon Selogiri. Pria berumur sekitar 45 ini, sengaja mencari ikan, tidak hanya untuk dikonsumsi sendiri. Namun juga untuk dijual. Harga yang ditawarkan lebih murah dibandingkan di tempat lain. Misalnya Maryanto menjual dengan ukuran plastik atau karung.

Sekarung berukuran 5 kg, misalnya dinjual seharga Rp.30.000 ribu, sampai Rp.40 000, tergantung ukuran ikannya. Setiap orang bisa memanen 25kg sampai 50 kg, hanya dalam hitungan 3-4 jam. Bahkan pada hari pertama, kedua perorang bisa mendapatkan panenan satu kwintal.

Sebab pada hari hari pertama jumlah yang memanen belum sebanyak hari ketiga dan keempat. Selain itu ukuran ikan masih tergolong besar, rata rata seukuran tangan orang dewasa. Sedangkan pada hari ke empat ukuran ikan yang tersisa tinggal seukuran tangan bayi, bahkan lebih kecil.

Pada hari pertama dan kedua, penangkapan ikan tidak hanya dilakukan pada siang hari, namun juga malam hari. “Di sini hampir tiap tahun selalu panen ikan, terutama pada musim kemarau,” kata Agus lagi. Namun sejak tiga tahun belakangan ini Waduk Tandon baru mengering tahun ini. [[email protected]]

error: Content is protected !!