Nama SAR Pernah Dicatut Untuk Memintai Dana Ke Masyarakat

0 55
Ashari Mursito Wisnu Kepala Divisi Umum SAR Kabupaten Wonogiri

infowonogiri.com – WONOGIRI – Nama besar tim Search and Rescue (SAR) Kabupaten Wonogiri pernah dicatut dua kali oleh orang-orang yang tidak bertanggunjawab untuk mengeruk keuntunggan pribadi. Oknum tersebut meminta uang kepada masyarakat. Alasannya untuk kepentingan Tim SAR. Padahal sejatinya, Tim SAR bekerja tampa pamrih alias gratis.

Hal itu dikemukakan oleh Kepala Divisi Umum Ashari Mursito Wisnu di sela sela audiensi dengan Bupati Wonogiri, di Pendopo Rumah Dinas Kabupaten Wonogiri, Rabu (4/7). “Kita pernah kecolongan dua kali, nama SAR dicatut untuk memintai uang ke masyarakat, pada tahun 2011 dan 2007,” kata Wisnu yang juga komandan lapangan ini.

Anggota tim SAR dilarang menerima atau meminta sumbangan operasional dari  masyarakat. Karena kerja anggota SAR benar benar untuk mengabdi kepada masyarakat. Selama tim SAR mendapatkan dana dari simpatisan dan iuran anggota. Selain itu mendapat alokasi dana dari APBD Kabupaten Wonogiri.

Tahun 2011 lalu SAR Kabupaten mendapatkan alokasi dana dari APBD realiasi sebanyak Rp.9 juta. Sedangkan tahun 2012 ini belum mendapatkan sama sekali. Untuk memenuhi kebutuhan operasional transportasi, kosumsi dan akomodasi maka pengurus dan anggota menomboki terlebih dahulu.

Anggota Tim SAR Kabupaten Wonogiri tercatat ada sebanyak 120 orang, namun yang aktif hanya sekira 40 orang saja yang siap 24 jam. Tiga orang diantaranya perempuan. Mereka mengampu 25 wilayah Kecamatan se Wonogiri. Mereka terdiri dari anggota Polri, PNS, karyawan swasta, buruh dan pedagang.

“Rata rata semua bekerja, saat dibutuhkan melayani masyarakat mereka juga dibutuhkan di tempatnya bekerja, sehingga sering kekurangan anggota manakala terjadi peristiwa besar,” ujarnya. Sementara peralatan yang dimiliki sebagian adalah inventaris SAR Kabupaten. Sebagian lain milik pribadi anggota tim SAR.

“Kalau digelar di sini, alat alatnya banyak yang milik pribadi dari pada infentaris SAR Kabupaten,” tandas Wisnu. Peralatan tersebut, siang kemarin dibeber di pendopo rumah dinas Bupati. Sebagian alat alat tersebut sudah tidak layak dipakai karena rusak maupun karena sudah uzur.

Tim SAR Wonogiri memiliki alat sebanyak 205 unit, antara lain alat-alat komunikasi, navigasi, SAR darat, SAR air, alat vertical, perahu, mobil dan ambulanc, dll. Total alat yang mengalami kerusakan dan tidak layak pakai ada sebanyak 121 dari 205 unit. Alat alat tersebut kemarin ditunjukan ke Bupati Wonogiri.

Pada intinya mereka mengemukakan tentang tantangan yang dihadapi selama mengambdi untuk masarakat. Kendalanya adalah masalah dana operasional dan peralatan yang sangat minim. Bupati didampingi oleh Sekda Budi Sena MM, Asisten Pemerintahan Bambang Haradi SH. MH menyatakan siap akan membantu membicarakan alokasi dana dengan para wakil rakyat[[email protected]]

error: Content is protected !!