Identitas Korban Pembunuhan Terungkap

1 93
Korban Priyanto Agung Nugroho | Foto Bagus

infowonogiri.com – WONOGIRI – Mayat pria berjaket “Honda Nusantara Sakti” yang di ditemukan di Desa Jendi diduga menjadi korban pembunuhan misterius (petrus) terungkap. Korban adalah Priyanto Agung Nugroho (40) alamat Jl Raya Jagad No 2 Sarimulyo Pajang Solo.  

Identitas korban terungkap berkat pemberitaan koran harian. Kemudian keluarganya mendapatkan kepastian setelah mendatangi Mapolsek Selogiri, Jumat (13/7) kemarin. “Kami bisa memastikan setelah melihat foto korban di Polsek Selogiri. Itu foto Agung,” kata H Ismo Subroto paman Priyanto Agung Nugroho.

Karena jenasah Priyanto Agung Nugroho sudah dikebumikan, maka Sabtu (14/7) makamnya dibongkar kembali. Selanjutnya jenasah korban disemayamkan di Pajang sebelum dikebumikan di makam Grombyang Karangdowo Klaten, bersama makam kedua orang tuanya.

Menurut kerabatnya, semasa hidup Agung bekerja sebagai detailler dan seles perusahaan obat obatan (Farmasi) di Jogjakarta, dengan wilayah se eks Karisidenan Surakarta. Selain itu ia mempunyai pekerjaan sampingan sebagai makelar mobil dan rumah.

Agung anak ragil dari enam bersaudara. Tiga perempuan. Tiga lelaki. Kedua orang tuanya, telah meninggal dunia. Yaitu Suminto-Siti Lestari (alm). Agung telah menikah dengan satu istri dan satu anak perempuan umur 4 tahun. Agung selama ini dikenal sebagai pria pendiam. Namun gigih dan pemberani dalam bisnis.

Sebelum meninggal, Agung pergi dari rumah mengendarai Supra X Nopol AD 6060 YA, Rabu (13/7), salah seorang kawannya berinisial Sd, sempat bertemu dengan Agung di bengkel kendaraan bermotor. Hingga saat ini motor tersebut belum ditemukan.

“Saya tidak yakin kalau Agung meninggal dunia. Agung itu baik dan pendiam. Rumahnya di Pajang baru membangun senilai sekitar Rp.1,5 Milyar. Mungkin dia ada masalah bisnis dengan,” ujar salah satu pamannya, yang mendampingi H Ismo Subroto.

H Ismo mengaku tidak mempunyai firasat. Ismo tidak pernah bertemu selama sebulan terakhir. Karena Ismo menjalankan ibadah Umroh. “Saya  sempat membicarakan dengan istri saya, pasti nanti yang berani minta oleh oleh pasti hanya Agung,” kata Ismo mengenangnya.

Pihak kepolisian kini tengah memburu pelaku. Dua saksi penting berinisial Jk dan Vik telah dimintai keterangan. Dia berharap dari dua saksi tersebut, polisi bisa menungkap kasus ini, apakah pembunuhan atau bukan.[[email protected]]

 

error: Content is protected !!