Diduga Hamili Pelajar SMA Ditangkap Polisi

0 75
Terlapor Andri Pramudya dibui | Foto Bagus

infowonogiri.com – WONOGIRI – Seorang ayah satu anak berstatus pisah ranjang, Andri Pramudya (24) ditangkap polisi karena dituduh telah menyetubuhi gadis pelajar SMA berinisial Es (16). Akibatnya pelajar yang beralamat di Dusun Sambirejo Desa/Kecamatan Wuryantoro itu hamil tujuh pekan.

Pria penduduk Melikan RT 04 RW 06 Desa Gedong Kecamatan Pracimantoro itu resmi ditahan mulai Senin (9/7). Ia dijerat dengan pasal 81/82 Nomor 23 tahun 2002 tentang UU perlidungan anak (UUPA). Laporan tersebut disampaikan kerabatnya, berinisial Um (39) ke Mapolres Wonogiri, Kamis (5/7) lalu.

“Pelaku kita tangkap kemarin, mulai hari ini resmi menjadi tersangka Pasal 81/82 Nomor 23 tahun 2002 UU PA, ancamannya maksimal 12 tahun penjara,” ujar Kapolres Wonogiri AKBP Ni Ketut Swastika melalui Kasatreskrim AKP Sukirwanto SH dan Kasubag Humas AKP Supriyadi.

*Pelaku berstatus pisang ranjang dengan istrinya.

Dijelaskan, bahwa tersangka menyetubuhi korban dilakukan delapan kali. Kali pertama terjadi sekira 9 Juni 2012. Kali pertama dilakukan di hotel Larasati Wonogiri, di rumah korban, di rumah teman korban di Manyaran, di rumah korban lagi, di Hotel Larasati, di Goa Song Putri, di Hotel Adem Ayem dan di rumah tersangka. Namun waktunya dilupakan pelaku.

“Orang tua korban mengaku geram dan masyarakatnya juga resah, karena awalnya pelaku mengaku bujang. Namun ternyata pelaku sudah punya istri dan seorang anak. Sehingga orang tua korban dan masyarakat memilih melaporkan ke polisi,” tambah Kasatreskrim Sukirwanto.

Dalam perkara itu polisi telah memeriksa saksi-saksi. Antara lain saksi korban Es,  Sulardi (41) warga di Dusun Sambirejo Desa/Kecamatan Wuryantoro. Terungkapnya kasus tersebut, korban sakit muntah muntah pada 16 Juni lalu. Korban menjalani opnama selama 3 hari di Puskesmas.

Hasil pemeriksaan tim Puskesmas, diketahui bawha hasil tes urine dinyatakan pasien atas nama Se hamil tujuh minggu. Se mengaku dihamili oleh Andri Pramudya. Keluarga dan tetangga korban mengundang pelaku ke rumahnya untuk bertanggungjawab. Ternyata pelaku sudah beristri dan dikaruniai seorang anak, berusia dua tahun.

Tersangka dikonfirmasi di Mapolres mengakui, bawha ia telah menyetubuhi korban sebanyak delapan kali. Tersangka menceritakan, bahwa ia dikenalkan dengan korban oleh kawannya. Meski baru kenal, ia langsung apel, pada pertemuan kedua langsung mengajak korban ke hotel.

“Saya melakukan sebanyak delapan kali. Awalnya saya tidak bercerita jika saya sudah beristri. Setelah tahu dia hamil saya bilang siap bertanggungjawab untuk menikahi,” ujar tersangka. Tersangka mengaku tidak pernah memaksa. [[email protected]]

 

error: Content is protected !!