Tiga Waduk Berubah Fungsi Menjadi Lahan Pertanian

0 56

infowonogiri.com – WONOGIRI – Tiga Waduk di wilayah tiga Kecamatan berubah fungsi menjadi lahan pertanian, disebabkan karena pintu waduk mengalami kerusakan.

Kerusakan disebabkan karena pintu tersebut hilang, diduga dicuri orang, karena ketiga pintu tersebut tidak segera diperbaiki saat mengalami kerusakan.

Ketiga waduk itu adalah Waduk Kunti di Desa Bulurejo, Kecamatan Nguntoronadi, Waduk Pucung di Desa Pucung, Kecamatan Kismantoro, dan Waduk Soco di Desa Soco, Kecamatan Slogohimo. Ketiga waduk itu dibangun pada 1957, 1976, dan 1972. Ketiga waduk tersebut memiliki total area genangan 8,75 hektare. Luas daerah oncoran mencapai 380 hektar sawah.
“Jika ditotal, 13 waduk yang mencakup area genangan seluas 49,75 hektare dengan daerah oncoran 1.572 hektare,” ujar Kepala Dinas Pengairan Energi dan Sumberdaya Mineral, Arso Utoro melalui Kabid Pengairan Ngadino, Selasa (26/6) di Wonogiri. “Waduk masih bagus, karena kerusakan tidak diperbaiki, pemilik lahan genangan meminta bisa terus menanami dan memiliki lahan itu. Lahan itu sudah menjadi milik warga,” jelasnya.
Menjelang musim kemarau, seperti saat ini volume air genangan mulai berkurang. “Yang menjadi masalah saat surut area genangan ditanami warga. Seharusnya tidak boleh. Kalau ditanami mempercepat pendangkalan yang justru mengakibatkan bangunan itu cepat rusak,” lanjunya.
Soal pencurian, di Wonogiri tergolong banyak laporan pencurian pintu dam. Terakhir laporan pencurian tahun 2011. Laporan pencurian lima kasus terjadi di Sugihan, Tirtomoyo dan lima di Temon, Baturetno.
Wonogiri memiliki 431 dam. Namun hanya 70 persen yang berfungsi baik. Tahun ini PESDM mengusulkan perbaikan Waduk Pakis di Desa Kepatihan, Kecamatan Selogiri. Sedangkan Waduk besar menjadi tanggung jawab Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo.[[email protected]]
error: Content is protected !!