Puhpelem menjadi Pioner Bebas Buang Air Besar Sembarangan

0 37
Sanitasi | Foto : dimsum.its.ac.id

infowonogiri.com – PUHPELEM – Kecamatan Puhpelem menjadi satu-satunya kecamatan di Kabupaten Wonogiri yang dinyatakan bebas buang air besar sembarangan (Open Defication Free). Selama ini kesulitan mensosialiasikan hal tersebut karena banyaknya sungai di Wonogiri.

Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten, Suprio Heryanto mengemukakan hasil dari verifikasi oleh Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) dan Himpunan Ahli Kesehehatan Lingkungan Indonesia (HAKLI) Wonogiri akhir Mei lalu.
“Di Kecamatan Puhpelem ada enam desa/kelurahan yang tidak lagi buang air besar di sembarang tempat. Kami harap penduduk di 24 kecamatan lainnya bisa menirunya. Selain tidak sehat, buang air besar sembarangan nilai estetika tidak baik,” katanya Selasa (26/6).
Tantangan terbesar adalah banyaknya sungai di Wonogiri. Mengubah perilaku masyarakat yang masih sering BAB di sungai tidaklah mudah. Karena gaya hidup masyarakat Wonogiri sudah berjalan sejak lama.
Secara umum, program sanitasi telah digalakkan sejak 2008. Saat ini sudah ada total 16 desa/kelurahan dari 294 desa/kelurahan di 25 kecamatan. Sejarahnya, program sanitasi di Indonesia dimulai sejak 400 tahun lalu. Tepatnya tahun 1607 di Kota Jayakarta (Jakarta-red) difokuskan di Sungai Ciliwung. [[email protected]]
error: Content is protected !!