Pertambangan Wonogiri Belum Mengacu Perundangan

0 42
Lokasi penambanan batu di Gunung Gono Kecamatan Selogiri | Foto : Bagus

infowonogiri.com – SELOGIRI – Pemkab Wonogiri melalui Dinas Pengairan dan Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Kabupaten Wonogiri menyelenggarakan Rapat Koordinasi Pembinaan Usaha Pertambangan yang dihadiri oleh para stakeholder pertambangan se-Kabupaten Wonogiri di Ruang Data Setda, Kamis (28/6).

Acara dibuka oleh Asisten Sekda Bidang Perekonomian, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat, Bambang Haryadi, SH. MM. Bambang menyampaikan bahwa pertambangan yang selama ini telah dilakukan masih belum mengacu pada peraturan perundang-undangan yang ada.

Karena itu kegiatan pertambangan di Wonogiri perlu dilakukan penataan kembali dalam hal pengelolaan pertambangan dan lingkungan. “Dalam Rakor ini kita akan menentukan tindak lanjut dalam upaya mewujudkan Good Mining Practise,” terangnya. Good Mining Practise merupakan Praktek Pertambangan yang baik dan benar.

Good Mining Practise (GMP) dapat dicapai dengan selalu membuat laporan eksplorasi dan produksi sesuai apa adanya, membayar iuran tetap dan royalti tepat waktu, membayar pajak produksi sesuai ketentuan yang berlaku, menempatkan jaminan reklamasi sesuai PP Nomor 78 Tahun 2010, membuat rencana kegiatan (RKAB) dan laporan pelaksanaannya, melaksanakan Coorporate Social Responsibility (CSR) kepada masyarakat sekitar Wilayah Ijin Usaha Pertambangan (WIUP) dan selalu berkoordinasi dengan Pemkab Wonogiri.

Ir Ribut Sasongko, Sekretaris Dinas Pengairan & ESDM mewakili Kepala Dinas Pengairan & ESDM menyebutkan bahwa saat ini di Wonogiri sudah ada 14 perusahaan pemegang IUP, 2 perusahaan pemegang IPR Mineral logam dan 564 perusahaan pemegang IPR mineral non logam.

“Dari sejumlah penambang ini khususunya perusahaan yang bergerak di pertambangan mineral logam sampai saat ini belum bisa berproduksi secara lancar karena belum menempatkan jaminan reklamasi secara benar,” terangnya. Hasil Rakor diharapkan dapat dicapai kesepakatan bersama tentang rencana tindak lanjut ke depan. Sehingga dapat ditentukan tenggat waktu pasti untuk mewujudkan GMP.[[email protected]]

error: Content is protected !!