Kisah Sukses Seorang Kadus -1

0 120
Tukimin menghadap Bupati Wonogiri H Danar Rahmanto | Foto : Bagus

infowonogiri.com – SELOGIRI – Di Dusun Ngawen RT 01 RW 02 Desa Sendang Ijo Kecamatan Selogiri ada seorang tokoh masyarakat kampung, yang cukup dikenal. Dia dikenal tidak hanya oleh penduduk Desa sekitar, tetapi telah dikenal luas sampai di luar wilayah Desa dan Kecamatan. Bahkan dikenal sejumlah Pejabat Wonogiri.

Adalah Kepala Dusun (Kadus) Ngawen. Bagi yang belum mengetahui, dia bernama Tukimin. Umurnya sudah mencapai 57 tahun. Selain dikenal karena mengabdi sebagai Kadus selama 33 tahun, ia juga dikenal karena di rumahnya ia menekuni pekerjaan -yang mungkin- jarang orang menekuninya, yaitu mengolah tletong (kotoran) sapi dan air kencing.
Untuk apa?  Pria bergelar Drs menjelaskan, bahan baku kotoran sapi dan air kencingnya itu digunakan sebagai bahak utama pupuk organik. Yaitu pupuk organik granul dan pupuk organik kawur (padat). Pupuk organik tersebut, dulu diberi nama Biocom. Kini telah beganti dengan nama Bio Green.
“Ini saya tekuni sejak tahun 1998,” tutur Tukimin ditemui di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Jumat (8/7) kemarin. Tukimin di rumahnya mempunyai mesin giling gabah padi organik dalam kapasitas terbatas 5-6 Ton. Padi organik itu dijual untuk kalangan terbatas.
Yaitu khusus untuk pasien-pasien yang sedang masa pemulihan. “Katulnya juga bisa untuk obat,” katanya. Mesin penggiling gabah menghasilkan sekam, lalu diproses menjadi arang. Arang sekam tersebut menjadi media pupuk organik. “Saya pernah melayanai pesanan arang sekam untuk bantal penderita rematik dari Jogjakarta,” katanya.[[email protected]] [bersambung]

 

 

error: Content is protected !!