Kades Girimarto Diduga Dirampok dan Dianiaya

2 62
Rumah Slamet Riyanto Kades Waleng TKP dugaan perampokan | Foto : Bagus

infowonogiri.com – GIRIMARTO – Kepala Desa (Kades) Slamet Riyanto (45th) Waleng Kecamatan Girimarto diduga menjadi sasaran penganiayaan, Senin (11/6) di rumahnya, persis di depan Kantor Koramil dan Kantor Polsek Kecamatan Girimarto, tepatnya di Dusun Tambak Wetan 3/7 Tambak Merang Girimarto.

Rumah Kades yang telah menjabat dua periode itu berada persis di depan Kantor Koramil dan Kantor Polsek Kecamatan Girimarto.  Akibatnya Slamet Riyanto dilarikan ke RS Kustati Surakarta karena terluka parah pada kepala dan kakinya hingga mengalami pendarahan serius. Kepalanya mengalami luka terbuka dan kakinya mengalami fraktur (patah tulang) akibat dipukul pelaku dengan menggunakan besi alat pemadat cetakan batako.

Aksi kejahatan itu terjadi sekitar pukul 02.00 WIB. Belum diketahui siapa pelaklunya dan apa motif. Pihak kepolisian belum berani menyimpulkan apakah murni perampokan atau penganiayan bermotif dendam kesumat. Kapolres Wonogiri AKBP Ni Ketut Swastika SIK melalui Kapolsek Girimarto AKP Haryanto SH mengemukakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan.

“Kami masih melakukan penyelidikan. Kami belum bisa memintai keterangan saksi korban dan keluarganya. Karena korban dan istrinya masih dirawat di rumah sakit,” ujar Haryanto. Pihak kepolisian juga telah melakukan olah TKP dan mengamankan barang bukti, berupa sarung milik korban yang berlumuran darah, alat pemadat batako.

Pantauan infowonogiri.com di lokasi kejadian, diperkirakan pelaku berhasil masuk melalui pintu samping sisi selatan, dekat lorong jalan menuju ke lokasi pemancingan. Pintu tesebut adalah akses masuk ke warung minuman dan dapur rumah korban. Asal tahu, selain menjabat sebagai Kades, ia membuka usaha toko material, arena pemancingan ikan lele dan warung minuman.

Di dalam kamar Kades dekat toko material terdapat bercak darah bercecean yang telah mengering di lantai, di keramik di dinding dan di lantai tangga rumah korban. Diperkirakan terjadi perlawanan sengit saat terjadi aksi kriminal tersebut. Aksi itu diketahui warga saat korban keluar dari rumah, pukul 02.00 dan meminta tolong, sembari berteriak maling.

Warga setempat, berdatangan menolong korban melarikan ke dokter praktek dr Sony di Girimarto, lalu dirujuk ke RS Kustati Solo. “Barang barang yang hilang belum diketahui. Kami masih menyelidiki. Korban sekeluarganya belum memberikan keterangan karena masih di rumah sakit. Yang terjadi adalah penganiayaan yang menimbulkan luka berat,” tambah Kasatreskrim AKP Sukirwanto SH.  [[email protected]]

error: Content is protected !!