Guru Agama SD Aniaya Mantan Menantu

0 52

infowonogiri.com- GIRITONTRO – Seorang guru agama sekolah dasar (SD) berinisial Isk (57) warga Desa Pucanganom, Kecamatan Giritontro diduga melakukan tindak pidana penganiayaan mantan menantunya, bernama Dwi Setyari Utami (30) warga Desa Kedungombo, Kecamatan Baturetno.

Akibatnya Dwi harus menginap semalam di Rawat Inap Baturetno karena menderita sakit kepala. Peristiwa itu terjadi Senin pagi (18/6) lalu. Ceritanya, bermula saat Bawis Marstina (22) adik Dwi Setyari Utami, menagih hutang kepada Isk.

Kapolres Wonogiri, AKBP Ni Ketut Swastika melalui Kapolsek Giritontro AKP Wilud Argintowo mengatakan antara pelaku dan korban sepakat berdamai. Hanya saja karena suami Dwi yang berada di Balikpapan tidak terima maka kejadian itu dilaporkan ke Mapolsek Giritontro, Selasa (19/6) kemarin.

“Pelaku sempat memanfaatkan sertifikat milik ibu Bawis untuk agunan ke bank. Baru setahun menikah, Bawis dan anak pelaku bercerai. Belakangan rumah Bawis ditagih bank. Hutang pelaku dibayar,” katanya.

Bukannya ditanggapi, Isk justru marah saat Bawis menyatakan kedatangannya ke rumah. Dwi yang membela adiknya justru menjadi pelampiasan Isk. Dwi terkena pukulan pada tulang pipinya. Seusai divisum di RS Maguan Husada Pracimantoro, kedua belah pihak sepakat berdamai.

Belakangan korban merasa pusing dan dirawat di Rawat Inap Baturetno. Keluarga korban tidak terima. “Hutangnya katanya Rp 6,8 juta tapi lebih. Semua saksi akan dimintai keterangan di Mapolsek,” katanya. Perbuatan itu melanggar Pasal 351 Ayat 1 tentang tindak penganiayaan ringan (Tipiring).[[email protected]]

error: Content is protected !!