Dua Orang Tewas Di Dalam Sumur Satu Orang Pingsan

0 53
Anggota Polsek dan warga di TKP sumur maut Karantengah | Foto : Bagus

infowonogiri.com -WONOGIRI -Dua orang meninggal dunia di dalam sumur dan satu orang tidak sadarkan diri. Korban meninggal adalah Aris (28) warga Dusun Tumpuk, Desa Temboro, Kecamatan Karangtengah. Aris meninggal akibat kekurangan oksigen saat bekerja menguras sumur miliknya.

Aris bekerja bersama mertuanya, yakni Katiman (56). Katiman dilarikan ke rumah sakit karena tak sadarkan diri, juga dikarenakan kekurangan oksigen di dalam sumur. Kedua menguras sumur di pekarangan milik Sidiyanto, warga setempat, Jumat (15/6) kemarin.

Sementara korban tewas di dalam sumur adalah Tariyem (60) warga Kedungrejo, Desa Wonokerto, Kecamatan/Kabupaten Wonogiri, Kamis (14/6) pagi. Tariyem diduga terpelanting jatuh ke dalam sumur sedalam 7 meter saat menimba air.

Camat Karangtengah Heri Indrastiyono melalui Sekretaris Kecamatan Karangtengah Kuswarno mengemukakan, “Katiman dan menantunya menguras sumur menggunakan mesin pompa air, Jumat kemarin,” kata Kuswarno.

Mesin pompa air itu diturunkan ke dasar sumur sedalam sembilan meter. Awalnya berjalan lancar. Pada pukul 11.00, air sumur tersebut sudah terkuras habis, namun masih menyisakan lumpur tebal. Katiman beruaha menarik pompa ke bibir sumur.

Aris menantu Katiman, turun ke dasar sumur dengan tujuan mengeruk lumpur sumur. Meski sudah lama di dalam sumur, namun Aris tidak segera menaikkan lumpur dari dalam sumur. Katiman dan kawan kawan mencoba memanggilnya, namun Aris tidak menyahut.

“Ternyata Aris sudah lemas tak sadarkan diri,” tambah Kuswarno. Katiman menyusul turun ke dasar sumur untuk membantu Aris. Sampai di dasar sumur, Katiman menjadi korban kedua. Katiman juga pingsan. Kawan kawannya kebingungan, lalu melaporkan ke warga lain.

“Pak Jasmono nekat turun masuk ke sumur. Dibantu warga tubuh Pak Katiman dan Aris berhasil diangkat namun sudah tidak sadar diri, lalu dilarikan ke rumah sakit Batuwarno,” imbuhnya.

Sampai di rumah sakit nyawa Aris dinyatakan positif meninggal dunia. Katiman berhasil diselamatkan lalu dirujuk ke RS di Baturetno. Penyebab kematian Aris diyakini akibat racun asap pompa air yang tersisa di dalam sumur.

Kapolres Wonogiri AKBP Ni Ketut Swastika SIK melalui Kasatreskrim AKP Sukirwanto didampingi Kasubag Humas AKP Supriyadi mengemukakan Aris meninggal akibat kecelakaan kerja. Sedangkan  Tariyem akibat kecelakaan saat menimba air.[[email protected]]

error: Content is protected !!