Akhirnya Tim SAR menemukan Jenazah Herman

0 53
Tim SAR Kabupaten Wonogiri saat persiapan melakukan pencarian di tepi WGM Wonogiri | Foto : bagus

infowonogiri.com – WONOGIRI – Tim SAR Kabupaten Wonogiri dan Masyarakat Gajah Mungkur (MGM) Wonogiri berhasil menemukan Herman (35) nelayan Waduk Gajah Mungkur (WGM) Wonogiri setelah melakukan pencarian selama 26 jam.

Warga penduduk Dusun Godean, Desa Sendang, Kecamatan Wonogiri itu ditemukan dalam keadaan tak bernyawa dalam posisi terapung di perairan WGM. Namun tubuh korban tidak mengembung. Dari kedua lubang hidung dan telinganya mengeluarkan cairan berwarna merah, menyerupai darah.
Kades Sendang Budi Hardono mengemukakan korban ditemukan sekira pukul 22.00 WIB, Senin (11/6) di sisi timur Lapangan WGM Wonogiri. Herman dilaporkan hilang sejak sekitar  pukul 18.00 WIB, Minggu (10/6) lalu.
Kapolres Wonogiri AKBP Ni Ketut Swastika melalui Kapolsekta Wonogiri Kota AKP hadijah Sahab mengemukakan hasil dari tim medis Puskesmas Wonogiri korban meninggal akibat tenggelam di air karna kecelakaan.
“Peristiwa tenggelamnya korban tidak ada satupun yang mengetahui, namun hasil pemeriksaan tidak ada tanda tanda ada penganiayaan dari orang lain. Herman memang tidak bisa berenang,” kata Hadijah Sahab.
Terkait cairan berwarna merah yang keluar dari hidung dan telinganya, menurut Kapolsek bukan akibat penganiayaan. Tetapi hal itu disebabkan karena paru-paru korban pecah. “Perutnya memang tidak kembung. Darah yang keluar dari hidung itu karena paru-parunya pecah,” tandasnya.
Asal tahu Herman (35) adalah nelayan warga Dusun Godean, Desa Sendang, Wonogiri hilang di perairan WGM sejak Minggu petang (10/6). Pria asal Bandung yang menikahi warga setempat itu terakhir kali diketahui menjelang Maghrib.
Saat itu, Herman masih melakoni pekerjaanya yakni memberi makan ikan di salah satu karamba di WGM. Ketika itu, beberapa rekan korban sempat mengajaknya pulang. Tapi, dia menolak. Alasannya  masih banyak pekerjaanya.
Teman-teman korban pun memilih meninggalkan laki-laki itu. Satu jam kemudian, perahu yang biasa digunaan korban diketahui terbawa ombak hingga ke tepi WGM. Tapi, tidak ada yang mengetahui keberadaan Herman. Jenasah Herman telah dimakamkan. [[email protected]]
error: Content is protected !!