Wonogiri Diminta Siapkan Ribuan Wanita Untuk Kerja Mandiri

0 57
Pelatihan kerja mandiri-Foto:bagus

infowonogiri.com-WONOGIRI-Untuk mengurangi angka pengangguran di Kabupaten Wonogiri Pejabat Pemerintah Daerah diminta menyiapkan ribuan calon tenaga kerja khusus wanita untuk disiapkan sebagai pekerja mandiri. Jika tidak maka kerugian besar bagi pemerintah utamanya masyarakatnya.

Himbauan itu dikemukakan oleh Subandi PR Spd, Minggu (6/5) kemarin usai memberangkatkan sebanyak 32 wanita calon pekerja mandiri. “Hari ini diberangkatkan 32 orang wanita calon pekerja mandiri, dan kita butuh ratusan bahkan ribuan setiap tahunnya” ujar Subandi usai memberikan pengarahan kepada canaker.

Anggota Komisi B DPRD I Provinsi Jawa Tengah itu, menjelaskan, bahwa ke 32 wanita canaker itu berusia rata rata 18-35 tahun. Mereka akan mengikuti pelatihan Program Kerja Mandiri di Balai Latihan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Propinsi Jateng, sebagai calon tenaga di bidang garmen dan tailor sampai mahir.

Pasca pelatihan mereka perorang akan mendapatkan bantuan mesin jahit listrik dari pemerintah pusat APBN.  Model pelatihan seperti menjahit tersebut diharapkan bisa membuka lapangan kerja sendiri, tampa meninggalkan keluarganya.

Selain pelatihan tersebut, Diperindag Jateng juga membuka pelatihan langsung bekerja, juga khusus wanita berusia 18-25 tahun dengan jumlah personil tak bebatas. Dengan standar minimal pendidikan terendan setingkat SLTP. Pelatihan di bidang garmen di Balai Latihan Kerja Diperindag Jateng.

“Untuk kelompok kedua ini usai pelatihan langsung kerja di Kabupaten Boyolali atau di Sragen. Siapapun boleh mendaftarkan diri, silahkan hubungi Propinsi atau saya, jumlah tak terbatas. Sepakan ini kita butuh minimal 100 orang wanita,” katanya.

Subandi mengungkapkan, latar belakang diketahuinya dibutuhkan ribuan canaker wanita ini, berawal ketika Komisi B kunjungan ke BLK Diperindag Jateng. Di sana sedang dibuka pelatihan bagi Canaker se Jateng, ternyata tidak ada satupun Canaker  dari Wonogiri.

Diperindag Jateng menurut Subandi sudah memberitahukan ke Pemda Wonogiri akan tetapi belum direspon. Sehingga Subandi berinisiatif menfasilitasinya. “Akan saya komunikasikan dengan Disnaker Wonogiri, karena ini penting dan mendesak,” pungkas Subandi. [[email protected]]

error: Content is protected !!