Tujuh Tenaga Honorer 2005 Temui Bupati

0 44
infowonogiri.com-WONOGIRI-Tujuh tenaga honorer guru menghadap Bupati Wonogiri H Danar Rahmanto, Selasa (1/5) siang. Mereka mengaku sebagai anggota Forum Tenaga Honorer (FTH) 2005. Mereka dipimpin oleh sekretaris FTH 2005, Imam Khairudin. Karena tidak berani menghadap Bupati sendiri, Imam dkk didampingi oleh anggota DPRD I Provinsi Jawa Tengah Subandi PR Spd.
Mereka mempertanyakan sejumlah guru tenaga honorer angkatan 2005 yang masuk Kategori I dan II masuk data base sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), tetapi Imam dkk tidak terdaftar dalam data base di BKN (Badan Kepegawaian Negara). Menurutnya hal itu tidak adil. Secara tidak lansung mereka juga ingin dimasukkan ke dalam data base.
Dijelaskan, pada pendataan tahun 2005 lalu, syarat bisa masuk kategori I dan II adalah usia minimal 29 dan maksimal 46 tahun. Sampai 2005 minimal sudah memiliki masa kerja satu tahun. Tapi setelah data muncul beberapa waktu lalu, banyak yang usianya saat itu melebihi 46 tahun. Malah ada yang saat itu baru berusia 19 tahun.
“Forum ini ingin tahu alasannya. Sebanyak 21 tenaga honorer kategori I, ada tiga yang tidak memenuhi syarat. Pada kategori II dari 789 ada sekitar 100 lebih,” katanya. Nama-nama yang muncul sudah diumumkan oleh BKN pada 4 April lalu. Namun masih menunggu PP dari Kemenpan agar 21 tenaga honorer itu bisa menjadi CPNS dan 789 bisa ikut tes khusus seleksi CPNS.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Rumanti Permanandiyah melalui Kabid Pengembangan Karier, Bambang Karno mengatakan semua yang ada didaftar sudah hasil dari verifikasi BKN. “Kalau memang ada yang belum terdata sampaikan buktinya sehingga kami juga bisa tahu,” jelasnya.
Terpisah Bupati, Danar Rahmanto mengatakan pihaknya akan menyurati BKN dan Menpan terkait masalaah guru honorer. “Kami bisa memahami apa yang disampaikan tenaga honorer. Secara teknis itu menjadi tugas BKD, akan kami pelajari data lebih dalam,” jelasnya. [[email protected]]
error: Content is protected !!