Oknum Mantri BRI Dilaporkan Menggelapkan Dana Nasabahnya

0 141
Kantor Unit BRI Pracimantoro-Foto:bagus

infowonogiri.com-WONOGIRI-Oknum pegawai Bank Rakyat Indonesia (BRI) berinisial Nng umur sekira 45th alamat Wuryorejo Wonogiri, dilaporkan menggelapkan dana nasabahnya hingga mencapai milyaran rupiah. Oknum yang menjabat sebagai Mantri BRI Kantor Unit Kecamatan Pracimantoro itu dilaporkan oleh beberapa nasabahnya yang bertempat tinggal di wilayah Kecamatan Pracimantoro, beberapa bulan lalu.

Korban antara lain berinisial Nar (38) alamat Ngulu Wetan Kecamatan Pracimantoro. Awalnya ia mengajukan kredit pinjaman Rp.95 juta. Dalam jangka waktu tertentu ia merasa telah melunasi dengan pembayarannya melalui terlapor. Ternyata setorannya tidak masuk ke rekening BRI/Kantor Pracimantoro.

Korban lain adalah Udn (43) pekerjaan Mantri di Puskesmas Pracimantoro, alamat Ngulukidul Kecamatan Pracimantoro dengan kerugian sekitar Rp.150 Juta, Ny Wj (46) alamat Belik Kecamatan Pracimantoro, tetapi ia tidak mau menyebutkan jumlah kerugiannya, Hendrat (33) Ngulukidul Pracimantoro kerugian Rp.30 juta.

Diduga masih ada korban-korban lainnya yang belum melapor. Waktu dan tempat kejadian, sekitar Juni 2011 di wilayah Pracimantoro. Modusnya buku tabungan dibawa terlapor Nng. Nng menjanjikan akan memberikan hadiah barang elektronik TV, DVD dll kepada calon korban. Benar para calon korban sebagian diberi hadiah, namun dengan membawa buku tabungan nasabah, terlapor berhasil menguras uang nasabahnya.

Kapolres Wonogiri AKBP Ni Ketut Swastika SIK sudah dikonfrmasi. Kapolres mengatakan, laporan tersebut sudah ditangani anggotanya. “Laporan sudah ditindaklanjuti, silahkan cek ke penyidiknya,” ujar Kapolres. Namun Kasatreskrim AKP Sukirwanto dan anggota penyidiknya belum berkenan membeberkan laporan perkara tersebut.

Kepala Unit BRI Pracimantoro Agus, sudah dikonfirmasi, namun tidak mau menjelaskan, ketika dihubungi melalui telepon yang bersangkutan juga tidak merespon. Sementara salah satu staf BRI Cabang Wonogiri, Frida mengatakan masalah itu sudah ditangani oleh Legal Officer (LO). Dia mengatakan akan memberikan nomor HP petugas LO-nya, akan tetapi hingga saat ini belum memberikannya. [[email protected]]

error: Content is protected !!