Kisah Sopir Maut, Saya Selamat Tapi Istri dan Anak Saya Mati

0 38
Kasimin Sopir Laka Maut-foto:bagus

infowonogiri.com – BATURETNO – Kasus kecelakaan maut mobil kijang Picup AD 1776 JS yang menewaskan sembilan penumpang rombongan e-KTP (KTP elektronik) penduduk Kecamatan Batuwarno menyisakan kisah sedih tersendiri bagi pengemudi mobil tersebut, yakni Kasimin (47) warga Dusun Bibit, Desa Sedangsari, Kecamatan Batuwarno.

Selain dia terancam sebagai tersangka karena akibat kelalaiannya telah merenggut nyawa sebanyak sembilan orang dan 21 lainnya luka berat (LB) dan luka ringan (LR), Kasimin juga harus kehilang dua nyawa anggota keluarganya, tidak lain adalah istri dan anaknya. Yaitu Yanuar Ardi Nugroho (2th) anake ragilnya dan Narti (30) istrinya. Bahkan ayahnya juga terluka berat, yaitu Wakiman (70).

“Saya bisa selamat karena saya pegangan setir,” ujarnya. Kasimin mempunyai tiga orang anak. Dua anaknya yang lain tidak ikut rombongan. Kedua anaknya itu adalah Pebri Adi Nugroho 7 tahun dan Arif Fajar Purnomo (12). Kedua anaknya selamat karena tidak mengikuti ayahnya. Saat itu posisi anaknya ada di jok depan bersama ayahnya.

Kasimin menuturkan, kecelakaan itu terjadi sekira pukul 14.30. Ceritanya, hari itu ia mengantarkan penumpang rombongan sebanyak 30 orang, untuk foto bersama e-KTP ke Kantor Kecamatan Batuwarno. Dia berangkat bersama rombongan pertama sekira pukul 07.00 WIB.
Rencana rombongan kedua akan dijemput setelah rombongan pertama kelar dan kembali ke rumahnya. Namun ternyata mesin foto e- KTP mengalami kerusakan. Saat itu dia bersama rombongan menunggu sampai pukul 13.00 WIB. Karena tetap tidak bisa foto e KTP, akhirnya mereka pulang mampir ke Pasar Baturetno.
Menurutnya, sebelum terjadi ke celakaan, dia grogi karena berpepasan dengan dua pengendara motor yang mengendarai sambil bercanda dan berjalan zig-zag. Sementara rem tidak berfungsi dengan baik pada posisi jalan menurut curam. “Saya sudah berusaha mengerem dengan rem tangan, tapi malah ngobeg/selip (berpuar),” pungkasnya.
Seluruh penumpang baik yang MD, LB dan LR adalah warga penduduk Dusun Bibit, Desa Sedangsari, Kecamatan Batuwarno. Adalah Sarti (60) Warmi (54), Katijem (57) Samino (65), Bejo (45), Parjo (65)  Suyat (65), Yanuar Ardi Nugroho (2) anake ragil Kasimin (supir), dan Narti (30) istri supir. Sebanyak 21 penumpang LB dan LR belum dapat teridentifikasi. [[email protected]]

 

error: Content is protected !!