Jaga Netralitas Anggota Polisi Ditarik

0 41

infowonogiri.com-WONOGIRI-Untuk menjaga netralitas pelaksanaan Pilkades, anggota Polres Wonogiri yang menjadi kerabat calon Kades ditarik dinas di Mapolres Wonogiri. Strastegi itu ditempuh Wakapolres Wonogiri Kompol Maulud mewakili Kapolres Wonogiri. Pelaksanaan strategi tersebut mulai dilaksanakan Selasa (1/5) hingga Kamis (3/5).

Maulud menegaskan semua anggota kepolisian harus netral dalam Pilkades. “Anggota kami yang saudaranya mencalonkan Kepala Desa kami tarik dinas di Polres selama tiga hari. Ini ditempuh untuk menjaga netralitas polisi kepada salah satu calon,” saat pengarahan Pilkades di Pendapa Rumah Dinas Bupati, Senin (30/4) siang.

Pengarahan dihadiri Kepala Kejaksaan Negeri Wonogiri Muhaji, Ketua DPRD Wawan Setya Nugraha, Asisten I Sekda Bidang Pemerintahan Edi Sutopo, Pejabat Muspika di 25 Kecamatan se Wonogiri dan semua 64 orang calon kades.

Organisasi olahraga bela diri pencak silat di Wonogiri menjadi sasaran pantauan pihak kepolisian. Sebab organisasi ini berpeluang mengganggu ketentraman pelaksanaan Pilkades. “Lima bulan saya tugas di sini. Setiap ada pertengkaran pasti melibatkan organisasi pencak silat. Tolong pengurus harus mampu mengendalikan, pengurus harus bertanggunjawab,” katanya.

Saat perhitungan surat suara menurut “Polisi Kiyai” ini juga perlu dipantau. Maulud tidak mau peristiwa perhitungan di Desa Ngadirojo Januari lalu terulang, yaitu kunci gembok hilang, karena tidak diketahui siapa yang membawanya. Terpaksa, waktu itu kotak suara dibuka paksa.

Pesan terakhir Wakapolres adalah, semua Calon Kades harus siap kalah dan siap menang. “Yang gak siap kalah mending angkat tangan sekarang. Jangan sampai ada yang kalah lalu pingsan, seperti Pilkades lalu, ada satu Calon yang pingsan karena kalah. Kalau niat nyaslon ya harus siap kalah,” tandasnya.

Sedangkan Bupati Danar Rahmanto mengingatkan agar pasca Pilkades tidak terjadi kubu kubuan antara yang menang-kalah. Juga jangan membesar besarkan “modal”. “Setelah terpilih menjadi Kades jangan mengejar modal kembali. Sesuaikan kemampuan tidak usah ngoyo. Tahun 2005 lalu, tim banjir uang, saya kalah. Sekarang, tim yang nombok tapi malah menang,” katanya.

Seentara Kepala Bagian Pemerintahan Desa, Sriyono melaporkan Pilkades tahap pertama ada 24 Desa pada Kamis (3/5) mendatang. Tahap kedua 11 Desa pada Oktober mendatang. Tahun depan, 2013 ada 91 Desa yang menggelar Pilkades. [[email protected]]

error: Content is protected !!