Kemenag Menunggu BAP Kepala KUA Bulukerto

0 76

infowonogiri.com-WONOGIRI-Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Wonogiri H. Saprudin mengaku sudah turun tangan memeriksa Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Bulukerto, Joko Lelono yang diduga telah melakukan serangkaian penipuan bermodus rekruitmen Calon Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Kemenag.

Hal itu dikemukakan oleh H Saprudin, Senin (16/4) kemarin melalui hubungan telpon. “Kami sudah memeriksa dia, dia itu oknum. Namun hasil pemeriksaan akan diserahkan ke Kanwil Depag Jateng, dari Kanwil Jateng pemeriksaan akan diteruskan ke Kemenag Pusat,” kata H Saprudin.

Korban mencapai puluhan lintas Kabupaten/Propinsi.

Saprudin menilai perbuatan Joko Lelono adalah kesalahan berat. Karena itu untuk menangani dan menjatuhkan sanksi menjadi kewenangan Kementrian Agama Republik Indonesia. “Kami masih menunggu BAP dari kepolisian,” tandas Saprudin. Saprudin berharap masalah ini segera tuntas, sehingga jelas duduk persoalannya.

Harapannya yang bersangkutan disanksi tegas sesuai kesalahannya, agar tidak akan terjadi lagi perbuatan atau pelanggaran yang sama, oleh yang bersangkutan maupun pegawai lain.

Asal tahu, Kepala KUA Bulukerto Joko Lelono, warga Jl Gatot Subroto 30 A Wonokarto Wonogiri, dipolisikan karena menipu dua orang yakni Aris dan Novi, keduanya warga Dusun Dagangan Desa Ngaglik, Bulukerto. Akibatnya, Aris dan Novi merugi Rp.20 juta.

Kemenag menunggu BAP Polisi

Modusnya, Joko Lelono menjanjikan Aris dan Novi bisa diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil di Kemenag Kabupaten Wonogiri dan Dinas Pendidikan Kabupaten Wonogiri. Namun nyatanya sampai hampir setahun belum juga diangkat sebagai PNS.

Aris adalah tenaga guru wiyata bahkti di SDN Desa Ngaglik Bulukerto, dan Novi karyawan magang di Kemenag sejak Agustus 2011. Kapolsek telah menetapkan Joko Lelono sebagai tersangka pasal 378 KUHP tentang penipuan. Pelapornya Daryatmi (46) ibu kandung Aris dan Novi.[[email protected]]

 

error: Content is protected !!