Kecelakaan Siswa SMKN 2 Tidak Bisa Ikut Ujian

0 93

infowonogiri.com – WONOGIRI  – Siswa SMKN 2 Wonogiri, Heri Topik (17) tidak bisa mengikuti ujian nasional (UN) akibat mengalami kecelakaan lalulintas di Jl Raya Wonogiri, Minggu petang kemarin. Sampai Senin (16/4) warga asal Dusun Pojok Desa Tasikhargo Kecamatan Jatisrono itu menjalani rawat inap di bangsal Anggrek No 7 RSU Soediran Mangun Sumarso (SMS).

Menurut Humas RSU SMS, Warsito melalui stafnya, Topik menderita luka patah tulang pada bahunya. “Tadi baru saja menjalani operasi, kondisinya makin membaik,” ujar staf Humas RSU SMS by phone. Ada dua siswa lain yang juga tidak bisa mengikuti ujian – karena sakit- yaitu siswa SMK Sudirman dan SMK Giri Wacana, masing masing satu orang.
Sementara Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Wonogiri H Siswanto, melaporkan, ada dua siswa yang tersandung kasus pidana namun akhirnya bisa mengikuti ujian nasional. Yaitu siswa SMKN 2 Wonogiri dan SMAN 1 Wonogiri. Karena proses hukum yang dijalaninya sudah selesai. Namun kedua siswa tersebut tidak disebutkan identitasnya.
Siswanto membeberkan UN tahun ini diikuti oleh siswa SMK 5.719 anak, SMA 2.846 siswa, Madrasah Aliyah (MA) 158 anak, dan SMA LB ada 2 anak. UN untuk SMA akan berlangsung mulai Senin (16/4) s/d Kamis (19/4), SMK hingga Rabu (18/4) lusa. Siswanto berharap UN berjalan lancar.
Pelaksanaan UN diawasi oleh Pengawas Satuan Pendidikan yang terdiri dari perguruan tinggi Unes, Undip, dan Univet berjumlah 82 orang yang disebar se Kabupaten Wonogiri. Tugas dan tangungjawabnya adalah mengawasi di setiap satuan pendidikan. UN berlansung sessuai SOP pengamanan oleh petugas didampingi polisi. [[email protected]]

 

error: Content is protected !!