Banjir Giritontro Terparah Kedua

0 112

infowonogiri.com-GIRITONTRO-Banjir yang melanda di Dusun Punung dan Dusun Mulwosari Kecamatan Giritontro tejadi tidak hanya kali ini. Sebelumnya, telah berkali-kali, bahkan hampir setiap tahun terjadi banjir. Namun banjir kali ini merupakan banjir terparah kedua sejak tahun 2007 silam.

Informasi tersebut dikemukakan oleh Kepala Dusun Punung Kasno, Jumat (6/4) siang kemarin. “Sesungguhnya banjir kali ini bukan pertama, sebelumnya sudah pernah banjir berkali-kali, hampir setiap tahun. Bahkan pada tahun 2007 lalu lebih parah dari banjir saat ini,” katanya kepada infowonogiri.com.

Banjir kali ini, merendam 29 rumah warga penduduk di dua wilayah Dusun Punung dan Mulwosari. Kedalaman banjir kali ini, terdalam mencapai 1,6 meter. Pada tahun 2007 lalu hampir merendam seluruh rumah penduduk di  Dusun Punung, dengan kedalaman hampir dua meter.

Penyebab banjir juga sama, yaitu disebabkan karena Luweng di yang ada di Dusun Punung tersumbat. Sumbatan luweng terdiri dari material bebataun, lumpur dan sampah yang telah mengeras. Kedalaman luweng tersebut tidak diketahui, namun diperkirakan mencapai puluhan meter. Luweng tersebut diyakini jendela sungai bawah tanah di pegunungan seribu.

Sementara lebar luweng menurut Sekcam Kecamatan Giritontro, Joko Waluyo diperkirakan berukuran diamter 2×2 meter persegi. Joko mengemukakan, penyebab banjir  disebabkan karena ulah warga penduduk Giritontro yang menambang bebatuan di sekitar luweng. Bebatuan jenis batu platar di kawasan pegunungan setempat ditambang.

Warga menutup luweng tersebut karena menilai luweng itu membahayakan dan tidak ada manfaat langsung bagi penduduk setempaat. Selain itu warga khawatir luweng tersebut mengganggu keselamatan warga. Karena itu kemudian warga menutup luweng itu. “Luwengnya ditutup dengan bebatuan,” ujar Joko Waluyo mewakili Camat Kuswandi. ([email protected]).

error: Content is protected !!