Untuk Apa Waduk Gajah Mungkur?

0 51

infowonogiri.com-WONOGIRI-Mau tahu mengapa Waduk Gajah Mungkur (WGM) dijuluki sebagai waduk Serbaguna?. Selain berfungsi untuk pengairan saluran irigasi pertanian, WGM juga memiliki fungsi utama sebagai Flood Control (pengendali banjir) sungai Bengawan Solo. 

WGM juga memiliki fungsi lain. Yaitu sebagai penyuplai air irigasi untuk daerah Kabupaten Klaten, Sukoharjo, Karanganyar, dan Sragen. Kemudian sebagai penyedia sumber tenaga listrik untuk daerah Wonogiri dengan kapasitas maksimum 12,4 MW. Juga berfungsi sebagai objek wisata.

Petugas Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) melakukan pengukuran debit sungai di jembatan Jurang Gempal Wonogiri, Selasa (6/3) lalu. Debit sungai yaitu mengukur banyaknya dan cepatnya aliran air yang mengalir.

Kemampuan pengukuran debit aliran diperlukan untuk mengetahui potensi sumberdaya air di suatu wilayah DAS. Debit aliran dapat dijadikan sebagai alat untuk memonitor dan mengevaluasi neraca air suatu kawasan melalui pendekatan potensi sumberdaya air permukaan yang ada.

Kecepatan aliran dihitung berdasarkan jumlah putaran baling-baling per waktu putaran. Prinsipnya adalah pengukuran luas penampang basah dan kecepatan aliran. Penampang basah diperoleh dengan pengukuran lebar permukaan air dan pengukuran kedalaman dengan kabel pengukur.

“Kecepatan aliran dapat diukur dengan  metode current-meter,” kata Suharyadi petugas BBWSBS. Current meter adalah alat untuk mengukur kecepatan aliran (kecepatan arus), dengan menggunakan baling-baling (proppeler type).

Oleh karena distribusi kecepatan aliran di sungai tidak sama baik arah vertikal maupun horisontal, maka pengukuran kecepatan aliran dengan alat ini tidak cukup pada satu titik. Pemilihan metode tergantung pada kondisi (jenis sungai, tingkat turbulensi aliran) dan tingkat ketelitian yang akan dicapai.

Adapun tujuannya adalah untuk pembagian irigasi pertanian, yang akan dibagi dari sungai Bengawan Solo tepatnya di Bendungan Colo ke dua titik, Colo Barat meliputi Klaten, Sukoharjo dan lainya, Colo timur meliputi Sragen, Ngawi.

Pengukuran debit sungai tidak hanya dilakkukan di satu tempat, selain di sungai Bengawan Solo (Jurang Gempal, Bendungan Colo) juga dilakukan di sungai Walikan, Sungai Dengkeng Klaten dan Sungai Serenan. ([email protected])

error: Content is protected !!