Sri Miyati Andi Romadona Si Mungil Si Anak Mahal

0 93

infowonogiri.com-WONOGIRI-Sri Miyati, ibu kandung Andi Romadona menyebut Andi sebagai si mungil si anak mahal. Yang dimaksudkan, sejak lahir di dunia, pada tanggal 30 April 1987 Andi kecil super kecil. Yaitu seberat 9 ons, dan panjangnya hanya sejengkal, kira kira 20cm.

Karena saking kecilnya, Andi kecil hanya sedikit meminum air susu ibu. Sejak kecil ibunya harus membelikan bubur kemasan dan minuman formula, sebagai upaya menjaga kesehatan Andi dan membesarkan.

Kerja keras ibunya diakui berat. Apalagi hidup di Desa dan pekerjaan ayahnya juga hanya sebagai buruh. Ibunya sendiri, hanya sebagai ibu rumah tangga. Dan ada hal lain yang lebih memberatkan. Yaitu dia merasa malu, minder mempunyai anak seperti Andi.

Namun  Sri Miyati bisa menghalau dari pikiran dan perasannya. Karena waktu itu, ia berpikir. Seperti apapun Andi adalah anak kandunnya. Andi mini adalah anugerah dan amanah Allah SWT yang ia titipkan kepadanya.

Sri Miyati tetap berprasangka baik, bahwa Tuhan menciptakan Andi pasti sudah diperhitungkan-Nya. Ia pun mensyukurinya, Tuhan memberikan amanah kepadanya. “Awalnya saya akui sedikit minder. Tapi lama-lama tidak, saya justru beryukur,” katanya.

Sampai usia tiga bulan setelah Andi mini lahir, perasaan malu dan minder mulai hilang dari dalam diri Sri Miyati. Iapun merawat Andi mini seperti anak-anaknya yang lain. Tanda-tanda kekusaan Tuhan mulai dirasakan Sri Miyati sejak Andi berumur 4 bulan.

Andi Mini mulai membawa berkah. Penghasilan ayahnya mulai meningkat. Kondisi ekonomi keluarganya, juga selalu tercukupi. Setelah Andi memasuki usia 10 tahun, Andi mulai dibawa keliling kota sebagai Manusia Mini.

Ternyata Andi membawa rejeki tersendiri. Andi mini selalu ada yang mengajaknya pentas keliling Nusantara. Penghasilanya dikumpulkan. Perlahan tapi pasti, kini orang tuanya telah memiliki rumah mewah di desanya, Mulyadadi RT 04 RW 02 Majenang Cilacap.

Bahkan tidak hanya itu, semua kebutuhan keluarga, ketiga kakaknya   selalu dipenuhi Andi. Kini, ketiga kakaknya sudah menikah. Tinggal Andi dan adiknya. Ngomong ngomong soal pribadi Andi mini, orang tuanya punya cerita tersediri.

Ternyata Andi sama seperti pemuda lainnya, normal. Andi mini juga mempunyai hasrat terhadap wanita. Kalau tidur, Andi mini tidak mau ditemani ibunya, katanya malu. Itu terjadi sejak Andi berumur 10 tahun. Makan dan mandi juga sendiri.

“Meski tubuhnya kecil, tapi yang lainya normal, seperti yang lainnya. Dia tahu malu. Dia juga punya perasaan sama cewek, tahu mana cewek yang cantik,” tutur Sri Miyati. Soal pendidikan, Andi pernah bersekolah, di SD 12 Majenang tetapi hanya 11 bulan.

Sebab Andi tidak tertarik sekolah. Waktu itu Andi pernah meminta disekolahkan sendiri, tetapi tidak terlaksana. Meski tidak bersekolah, namun dia bisa menulis, membaca dan berhitung.

“Lucunya kalau dia punya uang Rp.10 ribu tidak mau ditukar meski dengan uang Rp.100 ribu,” kata Sri Miyati. Kelebihan lain, Andi kreatif dan cerdas, mainan apapun dia bisa membikin sendiri. Andi mini juga bisa membentuk wajahnya menjadi seribu wajah.

Karena kelebihan itulah, Miyati mengaku bangga memiliki anak Andi mini. Banyak pula orang menyuport, Andi anak pintar dan cerdas. “Andi mini, meski anak mahal, tetapi membawa berkah bagi keluarganya,” kata Miyati.

Karena Andi mini pula, Miyati bisa keliling Indonesia, bisa mengetahui Kota se Nusantara. Soal penghasilan, sekali pentas Andi dibayar Rp.500 ribu bersih. Jika dihitung prosentasi, selama pameran pernah mencapai Rp.25 juta/ per dua pekan. ([email protected])

error: Content is protected !!