Puluhan Kayu Pinus Olahan Ditemukan Di Hutan Jatipurno

0 84

infowonogiri.com-JATIPURNO-Ratusan potong kayu olahan jenis pohon pinus ditemukan di wilayah Plarar Desa Balepanjang, Kecamatan Jatipurno Wonogiri. Kayu olahan tersebut diduga sengaja dikerjakan oleh orang yang tidak bertanggungjawab untuk digunakan untuk kepentingan pribadi atau kelompoknya.

Kayu olahan tersebut diduga didapatkan dari hutan Pinus dari hutan wilayah setempat dan hutan Kuryo Kabupaten Karanganyar, yang kebetulan berdekatan dengan Hutan Watukempul Kecamatan Jatipurno. Indikasinya, di kedua wilayah tersebut, ribuan batang phon pinus hilang.

Menurut informasi dari warga masyarakat, pada akhir Januari 2011 lalu, di wilayah Kesatuan Pemangkuan Hutan Lawu Selatan terjadi bencana alam angin ribut. Ribuan pohon pinus di wilayah tersebut tumbang. Peristiwa itu pada tanggal 12 dan 13 Januari 2011 silam.

Jumlah pohon yang tumbang diperkirakan mencapai 2.479 batang pohon pinus berbagai ukuran. Rata-rata pohon pinus yang tumbang berukuran diamter 120 cm, atau sekitar seukuran pohon kelapa. Tanaman pohon pinus tersebut ditanam sejak tahun 1977.

Sebelumnya juga pernah tejadi bencana alam di wilayah hutan setempat. Sebanyak 473 pohon pinus tumbang, Desember 2010 silam. Menurut warga, ribuan pohon pinus yang tumbang tetap dibiarkan di hutan.

Sesuai aturan, pohon yang tumbang tersebut dibiarkan tetap berada di hutan dan dilarang diproduksi maupun diambil masyarakat. Namun faktanya, perlahan-lahan pepohonan pinus yang tumbang tersebut kini raib dari lokasi kawasan hutan setempat.

Warga masyarakat menyebutkan, bahwa pepohonan pinus yang tumbang itu telah diolah oleh beberapa oknum. Antara lain diolah menjadi usuk dan balok, sebagai bahan pembangunan. Sebagian kayu olahan tersebut masih berada di hutan setempat.

Masing-masing kayu olahan tersebut terpisah antara satu potongan dengan potongan yang lainnya. Misalnya, olahan kayu balok bergeromobol bagian atas, sementara kayu usuk di bagian bawah hutan, potongan yang lain juga terpisah, satu sama lain.

Di Dusun/ Desa Grenjeng Kecamatan Jatipurno, ditemukan ratusan potong balok dan usuk kayu pinus. “Yang sudah diangkut lebih banyak mas. Ini hanya sebagian sedikit saja. Sebagian dijual oleh oknum untuk pembangunan rumah,” ujar Yarno dan Yanto warga Slogohimo.

Sementara Asisten Perhutani BKPH Lawu Selatan Sulhadiyanto, sudah berusaha dihubungi melalui nomor telponnya, akan tetapi tidak berhasil tersambung. Demikian pula nomor telpon Mantri Hutan setempat, Sugeng juga tidak berhasil dikonfirmasi. ([email protected])

error: Content is protected !!